Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sidak Bapanas di Pasar Caruban Madiun, Temukan MinyaKita Dijual di Atas HET

Loditya Fernandes • Kamis, 26 Februari 2026 | 18:40 WIB

SIDAK PASAR: Tim Badan Pangan Nasional memantau harga komoditas strategis di Pasar Umum Caruban guna menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadan. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
SIDAK PASAR: Tim Badan Pangan Nasional memantau harga komoditas strategis di Pasar Umum Caruban guna menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadan. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Lonjakan harga cabai rawit merah menjadi perhatian serius tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Pangan saat sidak di Pasar Umum Caruban, Kamis (26/2).

Cabai rawit masih dijual Rp 80 ribu per kilogram atau melampaui harga acuan penjualan (HAP).

Analis Ketahanan Pangan Madya Bapanas Maya Safrina mengatakan komoditas lain relatif stabil.

Namun cabai rawit masih berada di atas batas harga pemerintah.

’’Untuk di Pasar Umum Caruban relatif standar, hanya cabai rawit merah yang masih di atas HAP,” ujarnya.

HAP cabai rawit di tingkat konsumen seharusnya Rp 57 ribu per kilogram.

Kenaikan harga dipicu faktor cuaca yang menghambat proses panen sehingga pasokan berkurang.

’’Saat hujan banyak tidak ada pemetikan, pasokan menjadi kurang sehingga harga menjadi tinggi,” jelasnya.

Meski demikian, tren harga disebut mulai menurun dibanding pekan sebelumnya.

Pemerintah optimistis harga akan kembali normal seiring membaiknya cuaca dan meningkatnya pasokan.

Selain cabai, sidak juga menemukan minyak goreng MinyaKita dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Kabid Perdagangan Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun Budi Santoso menyebut masih ada pedagang menjual hingga Rp 17 ribu per liter, padahal HET ditetapkan Rp 15.700.

’’Kami sudah drop sekitar 750 karton. Tapi ternyata masih ada yang menjual di atas HET,” ujarnya.

Disperdagkop-UM telah memberikan teguran. Jika pelanggaran terulang, toko tersebut tidak lagi mendapat distribusi MinyaKita.

Pemantauan menyasar 13 komoditas strategis, termasuk beras SPHP, gula, telur, daging ayam, daging sapi, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Pasar Caruban dipilih karena menjadi barometer harga pangan di Kabupaten Madiun. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#sidak pasar Caruban #HET Minyak Goreng #harga pangan Madiun #Harga Cabai Rawit Naik #harga MinyaKita 2026 #madiun #Bapanas sidak pasar #inflasi ramadan #satgas pangan