MADIUN – Dua rumah warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan mengalami kerusakan akibat tanah ambles di bahu jalan desa, Jumat (27/2).
Rumah milik Sarmo dan Sugeng terdampak longsoran yang dipicu hujan terus-menerus selama dua hari terakhir.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi dini hari tersebut.
Kerusakan hanya terjadi pada bagian samping rumah warga.
Kepala BPBD Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis mengatakan laporan diterima dari pemerintah desa dan langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan.
’’Informasi kami terima pagi hari dari kepala desa dan langsung dilakukan assessment di lokasi,’’ ujarnya.
Berdasarkan kaji cepat Pusat Pengendali Operasi BPBD, tanah gerak terjadi di RT 17 RW 03 Desa Sumberbendo.
Tembok samping rumah Sarmo terdampak longsoran sepanjang sekitar 80 meter, sedangkan sisi rumah Sugeng tergerus sepanjang kurang lebih 12 meter.
Kondisi tersebut dipicu tanah yang labil akibat curah hujan ringan hingga sedang yang turun terus-menerus.
Boby menegaskan kejadian tersebut bukan longsor besar, melainkan penurunan tanah pada bahu jalan yang ditopang talut.
’’Ini lebih kepada penurunan tanah karena jenuh air, bukan pergeseran besar seperti longsor tebing,’’ tegasnya.
Sebagai penanganan awal, BPBD memasang terpal untuk menutup area rawan guna mengurangi resapan air hujan.
Selanjutnya, DPUPR direncanakan melakukan perbaikan talut agar kerusakan tidak meluas.
’’Penanganan darurat dilakukan lebih dulu agar warga merasa aman,’’ tambahnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto