Jawa Pos Radar Madiun – Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Madiun diminta tetap siaga selama libur Lebaran. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti meski dalam masa cuti bersama.
Bupati Madiun Hari Wuryanto (Mas Hari Wur) menegaskan, libur Lebaran hanya bersifat administratif.
’’Libur ini kan secara administratif saja, jadi ASN tetap harus punya sensitivitas dalam melayani masyarakat selama 24 jam,’’ ujarnya.
Dia mengingatkan, setiap keluhan masyarakat harus segera ditindaklanjuti tanpa penundaan.
’’Jangan sampai ada masyarakat mengeluh, tapi ASN diam saja. Harus segera tanggap,’’ tegasnya.
Menurutnya, sektor pelayanan dasar wajib tetap berjalan normal. Mulai layanan kesehatan hingga penanganan kebakaran.
’’Orang sakit tidak mungkin menunggu habis libur. Kebakaran juga tidak bisa ditunda,’’ katanya.
Seluruh OPD diminta memastikan kesiapan personel selama libur Lebaran, terutama instansi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.
Di antaranya Dinas Kesehatan, Satpol PP, pemadam kebakaran, hingga Dinas Perhubungan.
Selain itu, camat, kepala desa, dan lurah juga diminta tidak meninggalkan wilayahnya.
’’Pak camat tidak boleh keluar daerah, harus standby,’’ pungkasnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto