Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun kembali memberangkatkan ratusan pemudik melalui program balik gratis usai libur Idul Fitri.
Sebanyak 438 peserta dilepas Bupati Madiun Hari Wuryanto dari Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Senin (23/3).
Peserta diberangkatkan ke dua kota tujuan, yakni Surabaya dan Jakarta. Sebanyak 350 orang menuju Surabaya dan 88 orang ke Jakarta.
“Ini bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakat mendapat kemudahan sekaligus meringankan biaya perjalanan,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur.
Baca Juga: Rekor! Penumpang Kereta di Madiun Tembus 31 Ribu pada H2 Lebaran
Program balik gratis menjadi agenda rutin setiap tahun. Selain membantu masyarakat, program ini juga mendukung kelancaran arus balik Lebaran.
“Harapannya arus lalu lintas lebih lancar karena sudah kita koordinasikan,” imbuhnya.
Peserta difasilitasi sembilan armada bus. Tujuh bus menuju Surabaya dan dua bus ke Jakarta.
Selain itu, peserta juga mendapatkan bingkisan makanan dan oleh-oleh khas Kabupaten Madiun.
Mas Hari Wur berharap program tersebut dapat terus ditingkatkan ke depan.
Baca Juga: Antrean 1 Jam di Gerbang Tol Dumpil Madiun, Arus Tol Solo–Ngawi Masih Ramai Lancar
“Ke depan kami upayakan bisa ditambah, termasuk kemungkinan menggunakan kereta api dari Stasiun Caruban,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Madiun selama di perantauan.
“Tunjukkan bahwa warga Madiun itu disiplin dan bisa dipercaya,” pesannya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Suryanto mengatakan, program ini dibiayai melalui APBD 2026.
Baca Juga: Lalu Lintas Tol Solo–Ngawi Naik 121 Persen, Tapi Belum Puncak Arus Balik
Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai pekerja, buruh, hingga pelajar dan mahasiswa.
Pendaftaran dilakukan secara terbuka, baik online maupun offline, sejak 12 Maret hingga kuota terpenuhi.
“Tujuannya untuk membantu masyarakat sekaligus menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat,” tandasnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto