Jawa Pos Radar Madiun – Distribusi armada truk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Madiun diprediksi baru dilakukan pada tahap kedua.
Hal itu berkaitan dengan progres pembangunan gerai yang masih tertinggal dibanding daerah lain.
Komandan Kodim 0803/Madiun I Nyoman Adhisaputra mengatakan, hingga kini Kabupaten Madiun belum menerima bantuan truk.
Sementara sejumlah daerah lain sudah lebih dulu mendapatkan.
‘’Untuk Madiun khususnya belum menerima. Yang sudah itu Ponorogo, Magetan, Tulungagung, dan Nganjuk,” ungkapnya.
Menurutnya, distribusi armada dilakukan bertahap dengan prioritas wilayah yang progres pembangunannya tinggi.
Di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya, capaian pembangunan KDKMP di Madiun masih paling rendah.
“Madiun kemungkinan menyusul di tahap kedua,” tambahnya.
Secara umum, progres pembangunan KDKMP di Kota dan Kabupaten Madiun sudah berjalan.
Dari total 237 titik, sebanyak 181 titik dalam tahap pengerjaan dan 16 titik telah rampung 100 persen.
Rata-rata progres pembangunan mencapai sekitar 82 persen.
Meski demikian, masih terdapat beberapa titik dengan capaian antara 20 hingga 80 persen.
‘’Untuk Kabupaten Madiun, hampir semuanya sudah jalan, tinggal sembilan titik yang belum,’’ bebernya.
Dandim mengakui, sejumlah kendala teknis sempat menghambat pembangunan.
Di antaranya transisi kepemimpinan di Kodim 0803/Madiun, keterbatasan material di desa dan kelurahan, serta persoalan lahan.
Beberapa titik pembangunan berada di lahan milik Perhutani sehingga membutuhkan izin dari kementerian terkait.
Untuk mengejar ketertinggalan, percepatan pembangunan akan dilakukan setelah Lebaran.
Pemkab bersama pihak terkait menyiapkan berbagai langkah, mulai penambahan tenaga kerja hingga percepatan penyediaan material.
‘’Mulai besok akan kami kebut lagi, tenaga kami tambah dan material kami siapkan lebih awal,” tegasnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto