Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mulai Oktober, KA Eksekutif dan Bisnis Berhenti di Stasiun Caruban Madiun

Loditya Fernandes • Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:00 WIB
Kereta api kelas bisnis dan eksekutif direncanakan mulai berhenti di Stasiun Caruban untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
Kereta api kelas bisnis dan eksekutif direncanakan mulai berhenti di Stasiun Caruban untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Layanan kereta api di Stasiun Caruban bakal naik kelas.

Mulai Oktober mendatang, kereta api bisnis dan eksekutif direncanakan dapat berangkat sekaligus berhenti di stasiun tersebut.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, rencana itu merupakan hasil komunikasi intensif dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Insya Allah mulai Oktober nanti kereta bisnis dan eksekutif akan berangkat dan berhenti di Stasiun Caruban,” ujarnya, kemarin (27/3).

Menurutnya, pembahasan teknis masih terus dimatangkan agar layanan tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana.

“Ke depan kereta api bisa berangkat dari Caruban,” jelasnya.

Keberangkatan dari Stasiun Caruban dinilai akan memudahkan mobilitas masyarakat.

Selain lebih dekat secara geografis, moda transportasi kereta juga lebih efisien dan tepat waktu.

“Kalau dari Caruban kan lebih terkumpul dan lebih mudah. Satu gerbong bisa mengangkut sekitar 60 penumpang, jadi lebih efisien dan tepat waktu,” ungkapnya.

Mas Hari Wur mencontohkan layanan KA Caruban–Solo yang mendapat respons tinggi dari masyarakat.

Dengan tarif sekitar Rp 80 ribu pulang-pergi, minat penumpang cukup besar.

“Antusiasnya luar biasa, ini jadi dasar kami untuk terus mengembangkan layanan,” tambahnya.

Ke depan, keberadaan kereta bisnis dan eksekutif di Stasiun Caruban diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Mobilitas yang semakin mudah diyakini akan membuka peluang di sektor perdagangan, jasa, hingga pariwisata.

“Kami berharap Stasiun Caruban ini bisa menjadi stasiun besar, sehingga masyarakat dari Jakarta atau Surabaya bisa langsung turun di Caruban,” tandasnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#KA eksekutif #KA bisnis #stasiun caruban #Transportasi Madiun #kereta api madiun #madiun #PT KAI #hari wuryanto