Jawa Pos Radar Madiun - Warga Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, dihebohkan dengan aksi pencurian yang melibatkan anak di bawah umur.
Sebanyak empat pelajar kelas 9 SMP diringkus petugas kepolisian setelah diduga kuat membobol sebuah toko mracang milik Sulastri, 70, di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri.
Aksi pencurian tersebut terjadi pada Minggu (29/3) dini hari sekitar pukul 01.00.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Kecurigaan Pemilik Toko
Kejadian bermula saat korban, Sulastri, hendak membuka tokonya pada Minggu pagi. Ia terkejut melihat kondisi barang dagangannya yang acak-acakan dan banyak yang hilang.
Baca Juga: Prediksi Final FIFA Series 2026 Indonesia vs Bulgaria: Ujian Berat John Herdman Lawan Mantan!
Curiga telah menjadi korban pencurian, korban meminta anaknya untuk mengecek rekaman CCTV yang terpasang di sudut toko.
Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas aksi para pelaku saat menguras isi toko.
Berdasarkan bukti rekaman itu, anak korban bersama perangkat desa dan Bhabinkamtibmas Buduran langsung bergerak cepat mengamankan para pelaku.
Baca Juga: Isu PHK PPPK 2026 Dibantah, Menteri PAN-RB Rini Widyantini Tegaskan Tak Ada Penghapusan
Identitas Pelaku: Semuanya Masih Pelajar
Berdasarkan data dari Polsek Wonoasri, keempat pelaku yang diamankan adalah AYA, 15, warga Kelurahan Krajan, Mejayan, DV, 15, warga Desa Klitik, Wonoasri.
Dua pelajar lainnya yakni FAA, 15, warga Desa Sumberbening, Balerejo, dan ALW, 15, warga Kelurahan Pandean, Mejayan.
Baca Juga: Tiga Kandidat Sekda Ponorogo Mengerucut, Ugin, Henry, atau Masun?
Keempat remaja tersebut saat ini berstatus sebagai pelajar kelas 9 di beberapa sekolah berbeda di wilayah Kabupaten Madiun.
Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil curian. Di antaranya berbagai merk rokok serta dua unit handphone.
Selain rokok dan ponsel, para pelaku juga sempat mengambil kebutuhan pokok seperti beras 5 kg dan minyak goreng.
Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai Rp 4 juta.
Kapolsek Wonoasri AKP Eka Supriyadi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan para pelaku dan melakukan olah TKP. (dir/naz)
Editor : Mizan Ahsani