Jawa Pos Radar Madiun – Aksi pencurian warung di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, berakhir cepat.
Empat pelaku yang masih berstatus pelajar diringkus warga usai terekam kamera pengawas.
Kapolsek Wonoasri Eka Supriyadi mengatakan, kejadian berlangsung Minggu dini hari (29/3) sekitar pukul 02.00 WIB.
Para pelaku masuk dengan cara mencongkel kaca pintu samping toko.
’’Pelaku masuk dengan mencongkel kaca pintu, lalu mengambil barang dan uang tunai,’’ ujarnya.
Setelah menggasak isi toko, pelaku keluar melalui pintu depan.
Aksi tersebut baru diketahui pagi harinya saat pemilik hendak membuka warung.
Korban Sulastri, 70, mendapati barang dagangan serta uang tunai di laci telah hilang.
’’Uang tunai juga ikut dibawa pelaku,’’ jelasnya.
Kecurigaan mengarah ke pencurian setelah keluarga korban memeriksa rekaman CCTV.
Warga kemudian membantu mengidentifikasi pelaku.
Salah satu pelaku dikenali, hingga akhirnya keempatnya berhasil diamankan bersama perangkat desa.
Mereka berinisial AYA, DVR, FAA, dan ALW.
’’Empat pelaku semuanya masih pelajar,’’ ungkap Eka.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa rokok berbagai merek, dua unit ponsel, serta uang tunai Rp 1.595.000.
Selain itu, beras dan minyak goreng juga dilaporkan hilang dari toko.
Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 35 juta.
Kasus kini dilimpahkan ke Polres Madiun untuk penyidikan lebih lanjut.
’’Kami dalami kemungkinan motif dan keterlibatan pihak lain,’’ tandasnya. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto