Jawa Pos Radar Madiun – Banjir kiriman kembali merendam permukiman warga.
Sebanyak 21 rumah di Dusun Kebunduren, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, terendam air, Senin (30/3) sore.
Air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 17.30. Ketinggian genangan mencapai sekitar 40 sentimeter.
Kepala Desa Kenongorejo Tatang Heru Purnomo mengatakan, kenaikan air terjadi cukup cepat.
’’Mulai sekitar jam 17.30 air naik, puncaknya juga di jam itu,’’ ujarnya.
Meski merendam puluhan rumah, banjir tidak berlangsung lama. Air berangsur surut sekitar pukul 18.30 hingga 18.45.
’’Sekitar setengah tujuh sudah mulai surut, jadi hanya sebentar saja,’’ jelasnya.
Warga tidak sampai mengungsi. Genangan hanya masuk ke dalam rumah dengan ketinggian relatif rendah.
’’Kurang lebih 21 rumah, tapi hanya masuk sedikit-sedikit,’’ imbuh Tatang.
Banjir dipicu hujan deras di wilayah Bojonegoro sejak pukul 16.00. Air kiriman kemudian mengalir ke wilayah Kebunduren.
’’Hujan di Bojonegoro sore, airnya sampai ke sini,’’ ungkapnya.
Pasca kejadian, warga langsung membersihkan sisa lumpur dan kotoran di dalam rumah.
Tidak ada pendirian tenda darurat karena kondisi dinilai masih terkendali. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto