Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 1.589 usulan pembangunan mencuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Madiun 2027 di Pendopo Ronggo Djumeno, kemarin (31/3).
Usulan berasal dari penjaringan aspirasi masyarakat mulai tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan, ditambah pokok pikiran DPRD.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, seluruh usulan akan diverifikasi ulang sesuai visi-misi daerah, pemerintah pusat, dan target nasional.
’’Nanti akan kami verifikasi ulang yang sesuai dengan visi-misi pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan target nasional. Semua akan kami akomodir,’’ ujarnya.
Menurutnya, banyaknya usulan mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat. Mayoritas usulan didominasi pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalan.
’’Biasanya usulan itu sama, misalnya jalan. Tapi ini menunjukkan kepedulian masyarakat yang harus kami layani,’’ tambahnya.
Ia menegaskan, kebijakan pembangunan ke depan difokuskan pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
’’Ini sudah penyesuaian sesuai kebutuhan prioritas. Infrastruktur jalan tetap jadi salah satu yang utama,’’ tegasnya.
Selain infrastruktur, penanganan kemiskinan juga menjadi prioritas. Pemkab menargetkan angka kemiskinan turun hingga satu digit.
’’Harapan kami tahun ini bisa satu digit, meskipun sekarang masih di angka 10,22 persen,’’ ungkapnya.
Pemkab juga memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan DPRD dan instansi vertikal, agar program pembangunan tidak membebani daerah lain.
Penguatan ekonomi kreatif turut didorong melalui pelatihan dan pemasaran digital bagi UMKM. Produk lokal juga mulai dipasarkan di toko modern.
’’Hasil UMKM kita sudah bisa dipajang di toko modern, dengan syarat mampu bertahan minimal enam bulan,’’ tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Madiun Sodik Hery Purnomo melaporkan, dari 1.589 usulan, sebanyak 1.425 berasal dari masyarakat.
Setelah melalui musrenbang kecamatan, 720 usulan telah terverifikasi.
’’Ini hasil penjaringan dari masyarakat yang sudah kita godok di tingkat kecamatan,’’ jelasnya.
Dari sisi DPRD, terdapat 1.052 usulan pokok pikiran dengan 869 di antaranya telah lolos verifikasi awal.
Seluruh usulan akan kembali diverifikasi oleh OPD terkait mencakup aspek lokasi, kelayakan anggaran, hingga kesesuaian program.
Proses verifikasi ditargetkan rampung pertengahan Mei.
’’Dalam waktu dekat akan kami sampaikan ke OPD untuk diverifikasi lebih lanjut,’’ terangnya.
Tema pembangunan 2027 mengusung penguatan SDM, transformasi ekonomi, peningkatan investasi, serta tata kelola pemerintahan.
Musrenbang dihadiri sekitar 170 peserta dari unsur forkopimda, DPRD, OPD, camat, kepala desa, hingga perwakilan masyarakat.
’’Ini menunjukkan atensi yang luar biasa dari semua pihak terhadap perencanaan pembangunan daerah,’’ pungkasnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto