Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sekolah Rakyat Madiun Butuh 300 Ribu Genteng, UMKM Kewalahan

Loditya Fernandes • Jumat, 3 April 2026 | 12:15 WIB
Ratusan ribu genteng dibutuhkan dalam proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun setelah perubahan desain atap mengikuti program gentengisasi. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
Ratusan ribu genteng dibutuhkan dalam proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun setelah perubahan desain atap mengikuti program gentengisasi. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun mengalami perubahan desain material atap.

Proyek kini menggunakan genteng tanah liat, menggantikan material bitumen.

Perubahan tersebut mengikuti arahan program gentengisasi dari Presiden Prabowo Subianto.

’’Sebelum Pak Presiden menyampaikan gentengisasi itu, sebenarnya desain awal menggunakan bitumen,’’ ujar Dwi Handoko, Project Manager SR Jatim Paket 2 PT Brantas Abipraya, Jumat (3/4).

Dwi menyebut kebutuhan genteng untuk satu lokasi proyek SR di Madiun mencapai sekitar 300 ribu keping.

Jumlah tersebut tergolong besar dan membutuhkan suplai dalam waktu cepat untuk mengejar target pembangunan.

Namun, kapasitas produksi UMKM lokal belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara penuh.

Hasil survei menunjukkan produksi genteng lokal hanya sekitar 27 ribu keping per bulan.

’’Kami sudah survei sampai ke Trenggalek, ternyata hanya mampu satu bulan itu 27.000,’’ jelasnya.

Meski terbatas, pihak pelaksana tetap berupaya melibatkan UMKM.

Sekitar tiga hingga empat bangunan akan menggunakan genteng produksi lokal.

Sisanya dipenuhi dari produsen skala nasional agar proyek tetap berjalan sesuai target.

’’UMKM tetap kami serap, sisanya dari skala nasional,’’ katanya.

Perubahan material atap berdampak pada penyesuaian teknis konstruksi.

Mulai dari jarak reng hingga struktur penopang harus dihitung ulang sesuai karakter genteng tanah liat.

’’Otomatis secara teknis harus disesuaikan lagi,’’ terangnya.

Di tengah perubahan tersebut, proyek SR tetap ditargetkan rampung lebih cepat.

Jika semula Agustus, kini dimajukan menjadi Juni untuk mendukung penerimaan siswa baru pada Juli.

’’Karena perintah Bapak Presiden, Juni harus selesai,’’ tegasnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#proyek SR #gentengisasi #UMKM genteng #Sekolah Rakyat Madiun