Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Selasa (7/4).
Seorang sopir truk meninggal dunia setelah menabrak bus yang tengah mogok.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Andika Cahyono mengatakan korban tewas di lokasi kejadian.
“Pengemudi truk mengalami luka berat dan meninggal di tempat,” ujarnya.
Peristiwa bermula saat bus Sumber Selamat bernopol W 7202 UP mengalami gangguan mesin sejak pagi.
Sekitar pukul 06.30, bus menepi di bahu jalan dari arah timur ke barat.
Seluruh penumpang telah dipindahkan ke bus lain sehingga kondisi kendaraan dalam keadaan kosong.
“Bus berhenti karena trouble engine,” jelas Andika.
Sekitar enam jam kemudian, truk boks bernopol AE 9588 NK yang dikemudikan Kendista Nur Yusuf Putra, 21, warga Magetan, melaju dari arah yang sama.
Truk tersebut kemudian menghantam bagian belakang bus yang terparkir di bahu jalan.
“Truk menabrak bus yang parkir di bahu jalan kiri,” imbuhnya.
Benturan keras menyebabkan bagian belakang bus rusak parah. Sementara truk mengalami kerusakan berat di bagian depan.
Dampak tabrakan juga membuat bus terdorong sejauh sekitar 50 meter hingga naik ke trotoar, menabrak tiang penerangan jalan dan bangunan warga.
Beruntung, tidak ada korban dari kru maupun penumpang bus.
Sopir bus, Yoga Francisco, memastikan seluruh penumpang telah dievakuasi sebelum kejadian.
“Bus kosong, penumpang sudah dipindah,” katanya.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
“Kami masih melakukan penyelidikan,” tandas Andika. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto