Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Longsor Tutup Total Jalur Kare–Dagangan Madiun, Akses Lumpuh

Loditya Fernandes • Rabu, 8 April 2026 | 07:45 WIB
LUMPUH: Petugas BPBD Kabupaten Madiun meninjau akses jalan Kare–Dagangan yang tertutup material longsor setinggi 10 meter. FOTO: BPBD KABUPATEN MADIUN
LUMPUH: Petugas BPBD Kabupaten Madiun meninjau akses jalan Kare–Dagangan yang tertutup material longsor setinggi 10 meter. FOTO: BPBD KABUPATEN MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Akses penghubung Kecamatan Kare dan Dagangan lumpuh total setelah diterjang longsor di Desa Ngranget, Selasa (7/4).

Tebing setinggi sekitar 10 meter ambrol dan menutup badan jalan.

Material longsor menutup jalur vital antar kecamatan hingga tak bisa dilalui kendaraan.

Anggota BPBD Kabupaten Madiun Mursito mengatakan peristiwa dipicu hujan deras berintensitas tinggi sejak Senin (6/4).

‘‘Hujan dengan intensitas yang tinggi mengakibatkan tebing setinggi 10 meter longsor menutup jalan,” ujarnya, kemarin (7/4).

Baca Juga: Bok Malang Meluap, 120 KK di Madiun Terdampak Banjir

Kondisi tanah yang labil membuat tebing tidak mampu menahan beban air. Akibatnya, longsoran tanah menimbun jalan sepanjang sekitar 30 meter.

“Timbunan material longsor memanjang hingga 30 meter sehingga tidak bisa dilalui kendaraan,” imbuhnya.

Ruas jalan tersebut merupakan akses penting penghubung antar kecamatan sekaligus jalur distribusi warga.

Penutupan jalan berdampak pada mobilitas masyarakat, terutama untuk aktivitas kerja dan distribusi barang.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Bekas Pasar Bunga Madiun Disulap Jadi Ruang Publik, Revitalisasi Dimulai Tahun Ini

“Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut,” imbuhnya.

Material longsor juga dilaporkan mendekati permukiman warga. Ketebalan timbunan membuat proses pembersihan tidak bisa dilakukan secara manual.

Petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi. Pembersihan material membutuhkan alat berat agar akses jalan dapat segera dibuka kembali.

“Dibutuhkan alat berat untuk pembersihan material karena cukup tebal,” jelas Mursito.

Baca Juga: Longsor Banaran Ponorogo, 18 Jiwa Sempat Terisolir

Selain di Desa Ngranget, longsor juga terjadi di beberapa titik di Desa Bodag, Kecamatan Kare.

Namun, material di lokasi tersebut telah dibersihkan secara gotong royong oleh warga bersama relawan, TNI, dan Polri.

“Untuk di Desa Bodag sudah dibersihkan bersama warga dan relawan,” pungkasnya.

Editor : Hengky Ristanto
#Kare Dagangan #bpbd madiun #bencana madiun #akses jalan lumpuh Aceh #longsor madiun