Jawa Pos Radar Madiun – Warga Dusun Ceper, Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, digegerkan penemuan sesosok mayat di aliran sungai, Kamis (30/4).
Jenazah ditemukan sekitar pukul 10.00 setelah warga mencium bau menyengat dari arah lokasi.
Kapolsek Wungu Agus Priyanto mengatakan, penemuan bermula dari laporan warga yang curiga dengan bau tidak sedap.
“Warga mencium bau menyengat, lalu saksi mengecek dan menemukan mayat,” ujarnya.
Petugas bersama warga langsung mengevakuasi jenazah. Korban kemudian dibawa ke RSUD Caruban untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Identitas korban masih dalam pendalaman. Namun, ciri-ciri mengarah pada warga Desa Sidorejo yang dilaporkan hilang sejak dua hari sebelumnya.
Informasi sementara, korban diduga bernama Nuryadi, berusia sekitar 35–36 tahun.
Korban diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sebelumnya dalam pemantauan petugas kesehatan.
“Korban ini memang masuk dalam data pemantauan,” jelasnya.
Korban dilaporkan hilang sejak Selasa (28/4) dan sempat dilakukan pencarian oleh pihak puskesmas bersama perangkat desa.
Lokasi penemuan berada di sungai kecil yang mengalir ke area persawahan.
Polisi menduga korban terbawa arus setelah debit air meningkat akibat hujan dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.
“Kepastiannya menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. (odi/her)
Editor : Hengky Ristanto