Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

May Day di Kabupaten Madiun Tanpa Demo, Buruh Pilih Jalur Dialog

Loditya Fernandes • Jumat, 1 Mei 2026 | 20:40 WIB
PATROLI MAY DAY: Petugas gabungan menyisir sejumlah titik di Kabupaten Madiun untuk memastikan keamanan saat peringatan Hari Buruh, Jumat (1/5). LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
PATROLI MAY DAY: Petugas gabungan menyisir sejumlah titik di Kabupaten Madiun untuk memastikan keamanan saat peringatan Hari Buruh, Jumat (1/5). LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Madiun berlangsung tanpa aksi turun ke jalan.

Pemerintah bersama aparat memilih patroli gabungan untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Kegiatan diawali apel bersama lintas instansi, kemudian dilanjutkan patroli ke sejumlah titik strategis dan objek vital, Jumat (1/5).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto mengatakan, tidak adanya aksi unjuk rasa karena aspirasi buruh sudah lebih dulu disampaikan.

“Teman-teman pekerja sudah menyampaikan aspirasi kepada bupati saat rapat LKS Tripartit pada 22 April lalu,” ujarnya.

Patroli melibatkan Disnakerin, Satpol PP dan Damkar, Bakesbangpol, serta TNI-Polri.

Rute patroli dimulai dari Gedung DPRD Kabupaten Madiun, kemudian menyasar sejumlah perusahaan.

Di antaranya PT Global Ways Indonesia (GWI), PT Sintec Industri Indonesia, PT Dwi Prima Sentosa, hingga kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban.

Arik menyebut, lokasi patroli ditentukan berdasarkan koordinasi lintas instansi.

Langkah ini untuk memastikan keamanan serta kelancaran aktivitas industri selama peringatan May Day.

“Apel bersama ini untuk memastikan kondisi Kabupaten Madiun tetap aman dan kondusif saat May Day,” tegasnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#may day madiun #aksi buruh Indonesia #buruh kabupaten madiun #Disnakerin Madiun #patroli gabungan