Jawa Pos Radar Madiun – Madiun Umbul Square bakal menjalani perombakan besar-besaran setelah sejumlah satwa di lokasi tersebut dikembalikan ke BKSDA Jawa Timur.
Hari Wuryanto mengatakan, Pemkab Madiun kini menyiapkan konsep baru agar kawasan MUS tetap menjadi daya tarik masyarakat sebagai destinasi wisata.
“Jadi nanti Madiun Umbul Square akan kami fungsikan untuk kegiatan pariwisata,” ujarnya, Rabu (13/5).
Menurut Mas Hari Wur, keputusan pengembalian satwa dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi pengelolaan lembaga konservasi yang dinilai semakin berat secara operasional maupun keuangan.
Dalam kondisi defisit, pengelolaan satwa dikhawatirkan tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hewan secara optimal. Mulai kebutuhan pakan hingga perawatan rutin.
“Kalau tidak ada kontribusi dari LK, kami akan mengalami dilema, kasihan satwanya,” katanya.
Dia menegaskan, pengembalian satwa bukan berarti pemkab mengabaikan fungsi edukasi.
Langkah tersebut justru dilakukan agar kesejahteraan satwa lebih terjamin melalui pengelolaan langsung oleh BKSDA yang memiliki sistem konservasi lebih lengkap.
“Supaya satwa itu bisa lebih terurus, kami kembalikan ke BKSDA,” tegasnya.
Pemkab Madiun saat ini mulai membahas konsep pengembangan wisata baru di kawasan MUS bersama tim terkait.
Transformasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan konsep wisata yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus tetap menarik bagi pengunjung.
Selain itu, pemkab juga membuka ruang evaluasi agar pengelolaan kawasan wisata ke depan lebih profesional dan berkelanjutan.
“Nanti akan kami bahas bersama tim supaya sesuai harapan masyarakat Kabupaten Madiun,” pungkas Hari Wuryanto. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto