Jawa Pos Radar Madiun – Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban dipadati ribuan pencari kerja saat pembukaan Job Fair 2026 Kabupaten Madiun kemarin (19/5).
Sejak pagi, pelamar terlihat memadati lokasi untuk mencari peluang kerja dari puluhan perusahaan peserta.
Tingginya antusiasme masyarakat tidak lepas dari besarnya jumlah lowongan yang tersedia.
Sedikitnya 60 perusahaan ambil bagian dengan total 15.038 lowongan kerja.
Bahkan sebelum acara dimulai, jumlah pendaftar online tercatat sudah mencapai sekitar 4.500 orang.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, job fair menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Madiun.
“Ini kesempatan luar biasa. Perusahaan yang hadir bukan hanya dari Madiun, tapi juga luar daerah,” ujar Mas Hari Wur.
Menurut dia, kebutuhan tenaga kerja yang dibuka perusahaan cukup besar.
Bahkan beberapa perusahaan membutuhkan ratusan hingga ribuan pekerja sekaligus.
“Kebutuhannya ada yang 300 tenaga kerja, 200, bahkan sampai 2 ribu orang,” katanya.
Mas Hari Wur optimistis target penyerapan 4 ribu tenaga kerja dari pelaksanaan job fair tersebut dapat tercapai.
Dia juga meminta para pencari kerja tidak terlalu selektif dalam memilih pekerjaan, terutama bagi pelamar yang baru pertama masuk dunia kerja.
“Yang penting mencoba dulu untuk mencari pengalaman,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto menjelaskan, dari total 60 perusahaan peserta, sebanyak 32 perusahaan membuka stan langsung di lokasi kegiatan.
Sedangkan perusahaan lainnya tetap melayani proses rekrutmen secara daring selama pelaksanaan job fair berlangsung.
“Pesertanya sampai tadi pagi sekitar 4.300-an orang,” jelasnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto