Jawa Pos Radar Madiun – Keluhan pedagang Pasar Sayur Caruban terkait fasilitas rusak hingga kini belum juga tertangani.
Perbaikan talang bocor dan drainase pasar masih menunggu kepastian anggaran dari pemerintah daerah.
Kabid Pengelolaan Pasar Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun Erni Suryani mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima arahan lanjutan terkait rencana perbaikan pasar tersebut.
“Belum ada arahan lanjutan,” ujarnya, Rabu (20/5).
Menurut Erni, perbaikan kemungkinan kembali diusulkan melalui APBD Perubahan (PAK).
Sebab, pada tahun anggaran berjalan belum tersedia alokasi khusus untuk pembenahan Pasar Sayur Caruban.
“Kalau nanti ada anggaran, kemungkinan bisa diajukan di PAK,” katanya.
Sebelumnya, para pedagang mengeluhkan kondisi talang pasar yang bocor hingga menyebabkan air hujan masuk ke area lapak dagangan.
Tak hanya itu, saluran drainase yang tersumbat juga memicu genangan air di dalam pasar saat hujan turun.
Keluhan tersebut sempat disampaikan pedagang ketika bupati dan wakil bupati melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok beberapa waktu lalu. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto