Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Maknai Iduladha 1447 H, Pemkab Madiun Salurkan Puluhan Hewan Kurban untuk Warga hingga PKL

Loditya Fernandes • Rabu, 27 Mei 2026 | 14:57 WIB
Bupati Madiun Hari Wuryanto (tujuh dari kanan) bersama para Forkopimda Kabupaten Madiun usai salat Iduladha, Rabu (27/5).
Bupati Madiun Hari Wuryanto (tujuh dari kanan) bersama para Forkopimda Kabupaten Madiun usai salat Iduladha, Rabu (27/5).

Jawa Pos Radar Madiun - Esensi peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah didorong untuk menjadi momentum refleksi mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Madiun.

Semangat keikhlasan yang diajarkan melalui sejarah keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS diharapkan tidak berhenti pada sebatas ritual, melainkan mampu menular dan diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan daerah.

Pesan mendalam tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai melaksanakan ibadah salat Iduladha bersama ribuan warga di Masjid Agung Quba, Caruban, pada Rabu (27/5).

Bupati menyampaikan bahwa kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan putranya merupakan bentuk teladan paling luar biasa mengenai keikhlasan, ketaatan, dan keteguhan hati dalam menjalankan perintah Allah SWT.

"Kami berharap, seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Madiun bisa mengambil teladan ini. Terutama dalam hal keikhlasan untuk bergotong-royong dan menjaga semangat guyub rukun," ujar Hari memberikan amanatnya.

Menurut Bupati, modal sosial berupa kebersamaan dan keikhlasan berkorban inilah yang sejatinya menjadi kunci utama untuk bergerak bersama.

Semangat tersebut sangat relevan untuk mewujudkan visi Bumi Kampung Pesilat—julukan kebanggaan Kabupaten Madiun—sebagai daerah yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera.

Adapun pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Agung Quba tahun ini berlangsung dengan sangat khusyuk dan lancar.

Selain dihadiri oleh Bupati, saf barisan depan juga turut diisi oleh Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), beserta anggota keluarga masing-masing.

Baca Juga: Rayakan Iduladha dan HUT ke-27, PNM Salurkan Sapi Kurban ke Pelosok Pacitan

Bupati Madiun Hari Wuryanto (paling kanan) saat penyerahan salah satu sapi kurban.
Bupati Madiun Hari Wuryanto (paling kanan) saat penyerahan salah satu sapi kurban.

Salurkan 12 Sapi dan 28 Kambing Kurban

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun pada tahun ini menyalurkan bantuan hewan kurban yang terdiri atas 12 ekor sapi dan 28 ekor kambing.

Secara simbolis, sapi kurban milik Bupati Hari Wuryanto diserahkan langsung kepada panitia takmir Masjid Agung Quba sesaat setelah rangkaian salat Ied dan khotbah selesai dilaksanakan.

Sementara itu, untuk memastikan pemerataan, skema distribusi hewan kurban lainnya dilakukan secara sangat selektif agar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat lapis bawah.

Sebanyak tiga ekor sapi, yang salah satunya merupakan kurban dari Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, dialokasikan khusus untuk disembelih di area Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban.

Daging kurban dari pendopo tersebut secara khusus dibagikan kepada para pekerja lapangan dan pahlawan di balik layar Pemkab Madiun.

Mereka yang menerima manfaat di antaranya adalah para tukang kebun, tenaga cleaning service, petugas parkir, hingga para pedagang kaki lima (PKL) yang sehari-hari mencari nafkah di seputaran Alun-Alun Caruban.

"Sedangkan untuk sisa hewan kurban lainnya, kami distribusikan secara bergilir ke beberapa pondok pesantren (ponpes), panti asuhan, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana juga bisa ikut menikmati hari kemenangan ini bersama-sama," imbuh Bupati menjelaskan rincian distribusinya.

Tidak hanya fokus pada penyerahan hewan kurban, dalam kesempatan penuh berkah tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk menengadahkan tangan sejenak.

Ia memimpin doa khusus yang ditujukan bagi keselamatan dan kesehatan para jemaah haji asal Kabupaten Madiun yang saat ini tengah berjuang merampungkan fase puncak ibadah haji di Tanah Suci Makkah.

"Alhamdulillah, laporan terakhir dari petugas di sana, kondisi jemaah kita semua sehat walafiat. Mari kita doakan bersama agar mereka diberikan kelancaran hingga kembali ke Kabupaten Madiun dengan selamat dan membawa keberkahan sebagai haji yang mabrur," pungkasnya. (*)

Editor : Mizan Ahsani
#Bupati Madiun #kurban #iduladha #hari wuryanto