Jawa Pos Radar Madiun - PT PLN (Persero) UP3 Madiun terus menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal percepatan transisi energi hijau di daerah.
Komitmen tersebut dibuktikan melalui kunjungan dan audiensi langsung dengan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun pada Selasa (20/5) lalu, beberapa hari jelang Hari Lahir Pancasila.
Rombongan perwakilan PLN UP3 Madiun tersebut diterima secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto.
Pertemuan strategis ini secara khusus membahas kesiapan ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di wilayah Madiun.
Fokus utamanya adalah dukungan penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang memadai dan mudah diakses.
Fasilitas pengisian daya tersebut dinilai sangat krusial guna mendukung rencana besar transformasi kendaraan operasional di lingkungan Pemkab Madiun.
Rencana 60 Kendaraan Dinas Listrik
Dalam audiensi tersebut, Pemkab Madiun memaparkan komitmen kuatnya untuk segera mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil.
Secara bertahap, jajaran pemerintahan di kampung pesilat ini akan mulai beralih menggunakan kendaraan listrik yang jauh lebih ramah lingkungan.
Pada tahap awal yang ditargetkan mulai bergulir pada tahun 2027 mendatang, Pemkab Madiun merencanakan pengadaan besar-besaran.
Baca Juga: Sempat Sesak Napas di Hotel, Jemaah Haji Asal Kota Madiun Meninggal di Makkah
Sekitar 60 unit kendaraan operasional di lingkungan pemerintahan rencananya akan bertransformasi menjadi kendaraan bertenaga listrik murni.
Guna menunjang mobilitas puluhan kendaraan pelat merah tersebut, pemerintah daerah tentu sangat membutuhkan dukungan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni.
Menanggapi hal tersebut, Manager PLN UP3 Madiun, Purwanto, menyampaikan kesiapan penuh instansinya untuk menyukseskan program tersebut.
Pihaknya siap mendukung program transisi energi inisiasi Pemkab Madiun melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan.
"PLN menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendukung program transisi energi nasional melalui penggunaan kendaraan listrik," ujar Purwanto.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi apik ini akan memastikan kebutuhan daya operasional kendaraan listrik dapat terpenuhi dengan optimal.
"Kami siap berkolaborasi untuk memastikan ketersediaan infrastruktur pendukung, termasuk SPKLU," tegas Purwanto.
Dorong Efisiensi dan Kurangi Emisi
Sementara itu, Sekda Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, mengungkapkan bahwa transformasi armada dinas ini membawa misi ganda yang positif.
Langkah ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung efisiensi energi sekaligus menekan angka emisi karbon.
"Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendukung energi bersih dan ramah lingkungan," ungkap Sigit.
Menurutnya, keberhasilan program jangka panjang ini mutlak membutuhkan campur tangan dan dukungan penuh dari pihak PLN.
"Tentunya kami memerlukan dukungan PLN dalam menyiapkan infrastruktur SPKLU agar operasional kendaraan listrik nantinya dapat berjalan dengan baik," tambahnya.
Di sela-sela pembahasan ekosistem kendaraan listrik yang serius, PLN UP3 Madiun rupanya juga menyempatkan diri menyosialisasikan program layanan unggulannya.
Salah satu program yang ditawarkan adalah promo tambah daya dengan diskon sebesar 50 persen yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat luas.
Melalui sinergi yang solid ini, pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Madiun diharapkan dapat berjalan jauh lebih pesat dan terarah.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi amunisi tambahan dalam mewujudkan target nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*)
Editor : Mizan Ahsani