Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman kekeringan akibat musim kemarau mulai diantisipasi Pemkab Madiun.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak lebih awal dengan memetakan wilayah rawan kekeringan sekaligus menyiapkan sarana distribusi air bersih untuk masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan menyusul prediksi musim kemarau yang berpotensi berlangsung lebih panjang akibat pengaruh fenomena El Nino.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis mengatakan, seluruh jajaran telah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi krisis air bersih di sejumlah wilayah.
“Kami sudah meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan. Dalam waktu dekat dilakukan sosialisasi ke desa-desa yang berpotensi terdampak kekeringan,” ujarnya, Rabu (3/6).
Sebagai langkah awal, BPBD telah menyusun peta kerawanan kekeringan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.
Melalui pemerintah kecamatan, desa-desa diminta segera melaporkan apabila mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Dengan sistem pelaporan lebih cepat, bantuan diharapkan dapat segera disalurkan sebelum kondisi semakin parah.
Menurut Boby, pengalaman musim kemarau tahun lalu menjadi salah satu dasar penyusunan strategi mitigasi.
Saat itu, Desa Sirapan dan Desa Bodag termasuk wilayah yang mengalami kesulitan air bersih akibat menurunnya debit sumber mata air.
Karena itu, masyarakat juga diimbau mulai menerapkan pola penggunaan air secara lebih bijak selama musim kemarau berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan air. Kegiatan yang tidak mendesak sebaiknya dikurangi agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi,” katanya.
Untuk mendukung upaya tersebut, BPBD telah menyiapkan delapan unit tandon air dengan kapasitas masing-masing 2.000 liter.
Tandon akan ditempatkan di wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air bersih.
Pengisian air dilakukan melalui kerja sama dengan Perumdam Tirta Dharma Purabaya sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat saat dibutuhkan.
“Jika ada desa yang mengalami kekurangan air, kami siap menempatkan tandon dan menyalurkan bantuan air bersih,” tegasnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto