Jawa Pos Radar Madiun – Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci.
Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Madiun dipastikan dalam kondisi sehat menjelang kepulangan ke Indonesia.
Pemkab Madiun pun mulai mematangkan persiapan penyambutan ratusan jemaah yang dijadwalkan tiba pada Sabtu (7/6).
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Madiun Bisri Mustofa memastikan hingga saat ini tidak ada laporan gangguan kesehatan serius yang dialami para jemaah selama menjalani rangkaian ibadah haji.
“Alhamdulillah sampai hari ini kondisi jemaah aman dan sehat. Kami tinggal menunggu proses kepulangan,” ujarnya, kemarin (3/6).
Jemaah haji Kabupaten Madiun tergabung dalam Kloter 24 dan Kloter 25.
Berdasarkan jadwal, Kloter 24 akan mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya pada pukul 13.35.
Sedangkan Kloter 25 dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.35 pada hari yang sama.
Meski tiba dalam waktu berbeda, proses penyambutan di Kabupaten Madiun akan dilakukan secara bersamaan.
Bupati Madiun Hari Wuryanto dijadwalkan hadir langsung menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban.
Menurut Bisri, proses pemulangan tahun ini relatif lebih cepat dibanding sebelumnya.
Hal itu didukung sistem pemeriksaan berbasis teknologi yang diterapkan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
Dengan sistem tersebut, para jemaah tidak perlu lagi menginap di asrama haji dan hanya menjalani transit singkat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Madiun.
“Setelah proses imigrasi dan pemeriksaan kesehatan selesai, jemaah langsung menuju bus masing-masing,” jelasnya.
Panitia juga telah menyiapkan skema distribusi barang bawaan jemaah.
Air zam-zam akan langsung dimasukkan ke dalam bus oleh petugas, sedangkan koper besar diangkut menggunakan kendaraan khusus menuju lokasi penyambutan di Puspem Caruban.
Untuk mengantisipasi kepadatan saat penjemputan, Kemenag Kabupaten Madiun mengimbau keluarga jemaah agar tidak membawa terlalu banyak kendaraan ke lokasi penyambutan.
Selain itu, keluarga juga diminta segera mengambil koper besar milik jemaah pada hari yang sama menggunakan kartu pengambilan yang telah dibagikan panitia. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto