Jawa Pos Radar Madiun – Sparta Pena menunjukkan mental baja dalam lanjutan Grup D Turnamen Mini Soccer U-40 Piala Kapolres Madiun 2026.
Bermain dengan delapan pemain sejak pertengahan laga, tim yang diperkuat para awak media itu tetap mampu menumbangkan Bank Jatim dengan skor dramatis 3-2 di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Sabtu (6/6) pagi.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena diraih atas salah satu tim unggulan turnamen. Bank Jatim diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, termasuk mantan pemain Persela Lamongan dan dua eks penggawa Persinga Ngawi.
Sejak menit awal pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan tidak segan melakukan duel keras demi menguasai permainan.
Petaka datang bagi Sparta Pena pada pertengahan babak pertama. Bek tengah andalan mereka, Devi dari Radar Madiun, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua.
Keputusan wasit itu membuat Sparta Pena harus melanjutkan pertandingan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Bank Jatim. Melalui skema serangan cepat, sang kapten tim sukses membobol gawang Sparta Pena lewat tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi penjaga gawang. Skor 1-0 untuk Bank Jatim bertahan hingga turun minum.
Alih-alih tertekan, Sparta Pena justru tampil lebih berani pada babak kedua. Bermain dengan delapan pemain, tim asuhan Coach Jumali mampu mengimbangi bahkan mendominasi permainan.
Hasilnya langsung terlihat. Sparta Pena membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui dua gol cepat yang dicetak Ery Pramudya dari Suara Indonesia dan Gatot Setiaki dari RRI. Kedua gol lahir dari kemelut di depan gawang Bank Jatim.
Namun pertandingan belum selesai. Bank Jatim kembali memberikan tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui tendangan menyilang yang tak mampu dijangkau kiper Sparta Pena.
Saat laga diprediksi berakhir imbang, Gatot Setiaki kembali menunjukkan kelasnya sebagai mesin gol Sparta Pena. Penyerang andalan itu berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Bank Jatim sebelum melepaskan penyelesaian yang mengubah skor menjadi 3-2.
Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan kedua Sparta Pena di turnamen ini.
Direktur Jawa Pos Radar Madiun yang juga striker Sparta Pena, Ockta Prana, menyebut kemenangan tersebut menjadi bukti kuat mental dan karakter timnya.
“Luar biasa. Apresiasi tertinggi untuk seluruh pemain dan tim pelatih. Di tengah keterbatasan karena beberapa pilar cedera usai laga perdana, karakter asli Sparta Pena justru keluar di saat kritis. Kami bermain dengan hati, disiplin, dan pantang menyerah,” ujarnya.
Meski demikian, Ockta meminta seluruh pemain tidak terlena dengan hasil tersebut. Menurutnya, target utama tim sejak awal adalah lolos dari fase grup.
“Target awal kami jelas, yaitu lolos dari fase grup. Kemenangan ini menjaga asa itu tetap hidup. Namun tugas belum selesai. Saya minta anak-anak segera recovery dan tetap membumi karena laga penentuan masih di depan mata,” tambahnya.
Baca Juga: Duel Lini Tengah di Piala Dunia 2026, Ini Deretan Timnas dengan Komposisi Gelandang Termewah
Bidik Sapu Bersih Kemenangan
Manajer Sparta Pena, Wiwit Eko Prasetyo, juga memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain yang mampu mengatasi tekanan sepanjang pertandingan.
Menurutnya, semangat juang pemain menjadi faktor utama keberhasilan meraih tiga poin. Dukungan Sparta Mania yang hadir di pinggir lapangan juga memberikan energi tambahan bagi tim.
Wiwit memastikan Sparta Pena tetap memburu kemenangan pada laga terakhir fase grup menghadapi Polres Madiun B yang dijadwalkan berlangsung Rabu mendatang.
“Kami masih memiliki pemain kunci yang sengaja disimpan untuk dimainkan di laga ketiga nanti. Target kami tetap kemenangan,” tegasnya.
Berkat hasil tersebut, Sparta Pena kokoh di puncak klasemen sementara Grup D dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan. Raihan itu sekaligus memastikan satu tiket menuju fase gugur Turnamen Mini Soccer U-40 Piala Kapolres Madiun 2026.
Klasemen Sementara Grup D
Sparta Pena – 6 poin (selisih gol +3)
Bank Jatim – 3 poin (selisih gol +3)
Polres Madiun B – 0 poin (selisih gol -1)
PKDI – 0 poin (selisih gol -2)
(odi/naz)
Editor : Mizan Ahsani