Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kabupaten Madiun Miliki 141.444 Lansia, Bupati Sebut Jadi Potensi Daerah

Loditya Fernandes • Minggu, 7 Juni 2026 | 17:00 WIB
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengikuti senam bersama para lansia saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di RTH Perumnas Mojopurno, Kecamatan Wungu. LODITYA FERNANDES/JAWA POS RADAR MADIUN
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengikuti senam bersama para lansia saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di RTH Perumnas Mojopurno, Kecamatan Wungu. LODITYA FERNANDES/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Madiun mencapai 141.444 jiwa.

Data tersebut terungkap dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang digelar di RTH Perumnas Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kamis (5/6).

Besarnya populasi warga senior itu tidak dipandang sebagai beban pembangunan.

Sebaliknya, Pemkab Madiun menilai para lansia memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat.

Bupati Madiun Hari Wuryanto atau yang akrab disapa Mas Hari Wur mengatakan data jumlah lansia tersebut telah diverifikasi dan dinyatakan valid.

“Jumlah lansia ada 141.444. Saya sudah dilapori dan membaca, datanya valid,” ungkapnya, Minggu (7/6).

Menurut dia, banyak lansia di Kabupaten Madiun yang tetap aktif berkegiatan meski telah memasuki usia di atas 60 tahun.

Kondisi tersebut menjadi contoh positif bagi generasi muda agar tetap produktif dan menjaga kesehatan.

“Anak muda sekarang butuh keteladanan, bukan sekadar teori. Di usia di atas 60 tahun mereka masih beraktivitas dan sehat. Masa anak muda kalah dengan orang tua? Itu menjadikan semangat,” tuturnya.

Seiring dengan jumlah lansia yang terus meningkat, Pemkab Madiun juga berkomitmen memperkuat berbagai program perlindungan sosial dan layanan kesehatan bagi warga lanjut usia.

Program yang disiapkan antara lain bantuan permakanan, bantuan sosial, layanan kesehatan gratis, hingga pemeriksaan kesehatan mata bagi lansia.

Bahkan, pemerintah daerah berjanji membantu warga lanjut usia yang terdiagnosis katarak agar dapat menjalani operasi melalui program yang telah disiapkan.

“Insya Allah apabila mereka ditemukan ada katarak, juga akan kami bantu untuk operasi katarak,” imbuhnya.

Selain memberikan dukungan layanan kesehatan, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan kebugaran fisik di usia lanjut.

Menurutnya, lansia tetap perlu berolahraga secara rutin, namun harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh dan faktor usia.

Ia menyarankan aktivitas fisik ringan seperti senam, jalan sehat, maupun bersepeda santai sebagai pilihan olahraga yang aman bagi warga lanjut usia.

“Karena lansia olahraganya biasa-biasa saja. Jangan angkat besi, sepak bola atau maraton. Harus selalu berolahraga, seperti senam, jalan sehat atau bersepeda selayaknya olahraga lansia,” tuturnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#lansia kabupaten madiun #kesehatan lansia #Bupati Madiun #bantuan sosial #Hari lansia Nasional