Jawa Pos Radar Madiun - Seluruh jemaah haji Kabupaten Madiun yang tergabung dalam kloter 24 dan 25 kembali ke tanah air dengan selamat.
Namun, dua jemaah berisiko tinggi (risti) harus langsung menjalani perawatan medis setibanya di kampung halaman.
Total sebanyak 451 jemaah tiba di Kabupaten Madiun kemarin (7/6).
Mereka terdiri atas 374 jemaah kloter 24 dan 77 jemaah kloter 25.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun Bisri Mustofa mengatakan, secara keseluruhan jumlah jemaah yang pulang sama dengan saat keberangkatan.
‘’Secara jumlah, alhamdulillah dari awal berangkat sampai pulang utuh. Hanya saja, ada dua jemaah yang saat ini menjalani perawatan karena faktor kelelahan dan penyakit bawaan risiko tinggi (risti),’’ ungkapnya.
Dua jemaah yang menjalani perawatan tersebut adalah Suwarni, warga Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, yang dirawat di RSUD Dungus serta Sujadi, warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, yang menjalani perawatan di RSUD Caruban.
Menurut Bisri, kondisi kesehatan keduanya sempat menurun setelah menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Arafah.
Karena itu, mereka mendapatkan pengawasan dan perawatan khusus sejak masih berada di Arab Saudi.
Meski demikian, tim medis dan maskapai penerbangan telah menyatakan keduanya layak terbang sehingga dapat dipulangkan bersama rombongan jemaah lainnya.
‘’Pendampingan dari pihak keluarga di rumah sakit berjalan terus, dan kami dari Kemenhaj akan tetap memantau perkembangannya,’’ imbuhnya.
Di sisi lain, kepulangan jemaah haji Kabupaten Madiun belum sepenuhnya selesai.
Masih terdapat beberapa jemaah yang tergabung dalam kloter berikutnya dan dijadwalkan tiba secara bertahap dalam waktu dekat.
Bisri menyebut empat jemaah masih berada di kloter 50, sedangkan satu jemaah lainnya tergabung dalam kloter 84.
’’Masih ada kedatangan jamaah susulan di kloter 50 sebanyak empat orang, dan di kloter 84 sebanyak satu orang. Kami akan terus pantau jadwal di debarkasi Surabaya untuk penjemputan berikutnya,’’ tuturnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto