Jawa Pos Radar Madiun - Waktu yang tersisa untuk merampungkan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Nglames semakin sempit.
Kementerian PU menargetkan pembangunan fisik selesai pada 20 Juni mendatang.
Di tengah kejar-kejaran waktu itu, DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar kualitas bangunan tidak dikorbankan demi mengejar deadline.
Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menegaskan, proyek yang nantinya digunakan ratusan siswa tersebut harus dibangun sesuai standar dan spesifikasi yang telah ditetapkan.
“Jangan sampai karena ditekan harus cepat selesai, hasilnya justru tidak memuaskan. Kalau kualitasnya buruk, yang dirugikan masyarakat Kabupaten Madiun,” tegasnya, kemarin (8/6).
Politikus PDI Perjuangan itu meminta pemerintah daerah melakukan pengawasan ketat terhadap pekerjaan yang saat ini memasuki tahap krusial.
Menurutnya, mutu bangunan harus menjadi prioritas utama dibanding sekadar memenuhi target waktu.
Selain itu, DPRD juga meminta pemkab menyiapkan langkah antisipasi apabila pembangunan belum sepenuhnya rampung saat tahun ajaran baru dimulai.
“Kalau memang belum 100 persen siap, harus ada solusi sementara untuk siswa yang akan mulai belajar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriyadi menyebut progres pembangunan fisik saat ini telah mencapai sekitar 65 hingga 70 persen.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk proses penjaringan calon peserta didik yang akan menempati sekolah tersebut.
“Nanti diharapkan Juni atau Juli sudah selesai,” katanya.
Sekolah Rakyat Nglames direncanakan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 dengan kapasitas total 360 siswa.
Rinciannya masing-masing 120 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
Seluruh kebutuhan peserta didik, mulai seragam, konsumsi, hingga sarana pendidikan akan ditanggung pemerintah melalui Kementerian Sosial bersama Pemkab Madiun.
Sementara itu, proses penyediaan tenaga pendidik masih dipersiapkan oleh Kementerian Sosial agar sekolah dapat langsung beroperasi ketika pembangunan selesai.
Dengan tenggat kurang dari dua pekan, penyelesaian Sekolah Rakyat Nglames kini menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Selain harus selesai tepat waktu, proyek tersebut juga dituntut memenuhi standar kualitas agar mampu menunjang proses pendidikan secara optimal. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto