Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bulog Madiun Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan untuk 291.753 Warga

Dian Rahayu • Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:50 WIB
PENYALURAN BANTUAN: Warga mengambil bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng di Desa Watualang, Ngawi, Kamis (30/4). Sebanyak 166 ribu KPM menerima bantuan. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
DISTRIBUSI TUNTAS: Penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng di wilayah Madiun Raya telah selesai 100 persen. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun - Penyaluran bantuan pangan untuk warga di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ngawi tuntas seluruhnya.

Perum Bulog Cabang Madiun mencatat sebanyak 291.753 penerima manfaat telah menerima bantuan beras dan minyak goreng alokasi Februari-Maret 2026.

Total bantuan yang digelontorkan pemerintah mencapai ribuan ton beras dan lebih dari seribu kiloliter minyak goreng.

Kepala Perum Bulog Cabang Madiun Agung Sarianto mengatakan, selama periode penyaluran tersebut Bulog mendistribusikan 5.835 ton beras dan 1.167 kiloliter minyak goreng kepada masyarakat penerima bantuan pangan.

“Total kami menyalurkan periode kemarin itu ada 5.835 ton beras dan 1.167 kilo liter minyak goreng,” ungkapnya, Sabtu (13/6).

Menurut Agung, wilayah kerja Bulog Madiun menjadi salah satu daerah yang mampu menyelesaikan distribusi bantuan sesuai target, baik dari sisi waktu maupun kualitas barang yang diterima masyarakat.

Kabupaten Madiun menjadi daerah yang lebih dulu menuntaskan penyaluran pada April lalu.

Sementara Kota Madiun telah menyelesaikan distribusi sejak Maret dan Ngawi menjadi daerah terakhir yang menuntaskan penyaluran pada Mei.

“Jadi sebenarnya untuk Kabupaten Madiun sudah selesai sejak April kemarin, paling awal di Kota Madiun itu sejak Maret dan terakhir Ngawi kemarin di Mei, jadi kami sudah tuntas 100 persen penyaluran banpang,” jelasnya.

Program bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

Selain menjaga daya beli masyarakat, bantuan beras dan minyak goreng juga diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima manfaat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun Paryoto mengatakan, kelancaran distribusi tidak lepas dari koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan Bulog.

Pengawasan dilakukan sejak tahap pengecekan kualitas hingga proses penyaluran di lapangan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat dalam kondisi baik.

“Kami terus berkoordinasi terkait penyaluran program bantuan pangan, mulai dari pengecekan kualitas hingga monitoring pelaksanaan di lapangan sehingga pendistribusian banpang dapat berjalan dengan lancar dan diterima baik oleh masyarakat,” katanya.

Salah satu penerima bantuan, Kasiem, warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, mengaku bantuan pangan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan bantuan ini,” ucapnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#beras bantuan pemerintah #DKPP Kabupaten Madiun #bulog madiun #Minyak goreng bantuan #bantuan pangan madiun