Jawa Pos Radar Madiun – Mobilitas masyarakat melalui Stasiun Caruban terus menunjukkan tren positif.
Dalam lima bulan pertama tahun ini, jumlah penumpang yang menggunakan layanan kereta api di stasiun tersebut menembus 56 ribu orang.
Data PT KAI Daop 7 Madiun mencatat, selama periode Januari hingga Mei 2026 terdapat 29.831 pelanggan yang berangkat dari Stasiun Caruban.
Sementara jumlah penumpang yang turun mencapai 26.355 orang.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, tingginya pergerakan penumpang menunjukkan peran strategis Stasiun Caruban sebagai akses utama transportasi kereta api di Kabupaten Madiun.
’’Stasiun Caruban memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi pintu gerbang utama keluar-masuk Kabupaten Madiun,’’ ujarnya, kemarin (16/6).
Dengan angka tersebut, rata-rata aktivitas harian di stasiun mencapai lebih dari 200 penumpang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan perjalanan jarak jauh.
Saat ini terdapat sekitar 14 perjalanan kereta api yang melayani berbagai tujuan dari Stasiun Caruban.
Penumpang dapat menjangkau sejumlah kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Kediri, Blitar, Malang, Bandung, hingga Jakarta.
Tak hanya itu, layanan kereta dari Caruban juga telah terintegrasi dengan KA Bandara Adi Soemarmo sehingga memudahkan masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan udara.
’’Tersedia pula layanan yang terintegrasi dengan KA Bandara Adi Soemarmo untuk memudahkan akses menuju penerbangan,’’ imbuhnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, PT KAI Daop 7 Madiun terus melakukan pembenahan fasilitas.
Berbagai layanan modern kini tersedia di Stasiun Caruban, mulai Luxury Lounge, ruang tunggu yang lebih representatif, musala, toilet, hingga area parkir yang luas.
Selain itu, pembelian tiket dapat dilakukan secara daring maupun melalui loket.
Fasilitas ramah disabilitas juga disiapkan untuk memastikan seluruh pelanggan mendapatkan pelayanan yang setara.
Menurut Tohari, tingginya jumlah pengguna kereta api menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel.
’’Tingginya jumlah pelanggan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api di Stasiun Caruban terus meningkat,’’ tuturnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto