Jawa Pos Radar Madiun – Kebakaran melanda rumah yang sekaligus digunakan sebagai toko kelontong milik Anas Rukin, 53, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (17/6) malam.
Kobaran api menghanguskan bangunan bagian depan beserta sebagian besar isi toko.
Beruntung seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Namun, seorang warga mengalami luka setelah terjatuh saat membantu proses pemadaman.
Kepala Desa Sukorejo Yoyon Mahmudi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Meski demikian, seorang warga harus mendapatkan perawatan medis akibat insiden saat membantu memadamkan api.
“Pemilik rumah selamat. Ada satu warga yang terjatuh saat membantu pemadaman dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.
Menurut Yoyon, api pertama kali membakar bagian depan rumah yang digunakan sebagai toko kelontong.
Dalam waktu singkat kobaran api membesar dan melalap bangunan beserta barang dagangan yang berada di dalamnya.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga kejadian segera dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran.
Mendapat laporan, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun langsung menerjunkan dua unit armada ke lokasi kejadian.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman selama kurang lebih satu jam hingga api berhasil dikendalikan.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun Imam Nurwedi mengatakan saat petugas tiba, api masih berkobar dan berpotensi merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Kami langsung melakukan pemadaman saat tiba di lokasi karena masih terdapat titik api. Dua unit armada diterjunkan hingga kondisi benar-benar aman,” katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Hingga kemarin malam, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang memicu munculnya api di bangunan tersebut.
“Dugaan awal karena korsleting listrik, tetapi penyebab pastinya masih didalami kepolisian,” tandas Imam. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto