Jawa Pos Radar Madiun – Dunia olahraga elektronik atau e-sport semakin mendapat tempat di kalangan generasi muda.
Hal itu terlihat dari antusiasme peserta dalam Turnamen E-Sport Competition yang digelar Polres Madiun akhir pekan lalu.
Sebanyak 30 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Mereka berasal dari kategori pelajar maupun kategori umum yang bersaing memperebutkan predikat terbaik.
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan turnamen ini menjadi salah satu wadah bagi anak muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga elektronik secara positif.
"Tercatat, sebanyak 30 tim ambil bagian dalam kompetisi ini, yang terbagi atas 24 tim kategori pelajar dan 6 tim kategori umum," ujarnya, kemarin (22/6).
Menurut Kemas, perkembangan teknologi digital telah melahirkan berbagai cabang olahraga baru yang kini diminati generasi muda, termasuk e-sport.
Karena itu, Polres Madiun berupaya memberikan ruang yang sehat dan kompetitif agar potensi para atlet muda dapat berkembang sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap perkembangan teknologi dan kreativitas anak muda di era digital.
"Suasana kompetisinya cukup sengit namun tetap sehat antar pesertanya," katanya.
Kemas menilai turnamen e-sport tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mampu membangun interaksi positif antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui kegiatan semacam ini, Polri ingin menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta mendukung aktivitas positif yang digemari generasi muda.
"Kegiatan ini sebagai wujud komitmen kami membangun citra kepolisian yang lebih modern, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman," tutupnya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto