Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BMKG Ungkap Penyebab Mendung Terus, Hujan Tak Kunjung Turun di Madiun

Dian Rahayu • Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB
Awan mendung menyelimuti wilayah Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. FOTO: DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
Awan mendung menyelimuti wilayah Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. FOTO: DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Fenomena langit mendung tanpa hujan beberapa hari terakhir menjadi perhatian masyarakat di Madiun Raya.

Awan gelap kerap terlihat sejak siang hingga sore hari, namun hujan yang dinanti tak kunjung turun.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi tersebut merupakan bagian dari dinamika cuaca pada masa transisi kemarau basah semu yang tengah terjadi di wilayah Jawa Timur bagian barat.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika Stasiun BMKG Nganjuk, Setiyaris, menjelaskan bahwa wilayah Madiun Raya masih dipengaruhi dominasi massa udara kering yang berasal dari Benua Australia.

Kondisi tersebut diperkuat oleh fenomena subsiden atau gerakan udara turun yang membuat atmosfer kurang mendukung pembentukan hujan dalam skala luas.

“Setiap hari langit tampak mendung, tetapi hujan tidak jadi turun,” ujarnya.

Menurut Setiyaris, suhu panas di permukaan bumi sebenarnya cukup untuk memicu pertumbuhan awan.

Karena itu, awan jenis Cumulus mudah terbentuk pada siang hari dan membuat langit terlihat gelap.

Namun, lapisan atmosfer bagian bawah hingga menengah yang relatif kering menyebabkan awan tersebut gagal berkembang menjadi awan hujan atau Cumulonimbus yang matang.

“Banyak awan terlihat menjanjikan akan turun hujan, tetapi kemudian melemah sebelum matang. Sebagian hujan yang terbentuk bahkan sudah menguap duluan sebelum menyentuh tanah, atau yang dikenal dengan istilah virga,” jelasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#musim kemarau #hujan lokal #cuaca madiun #madiun #bmkg