Jawa Pos Radar Madiun - Manajemen PT PLN (Persero) UP3 Madiun melalui unit layanan pelanggan di bawahnya terus gencar memperluas jangkauan edukasi digitalisasi kelistrikan ke wilayah permukiman warga.
Langkah taktis ini dibuktikan oleh jajaran PLN ULP Dolopo dengan menggelar agenda sosialisasi literasi kelistrikan modern di Kelurahan Bangunsari, Kamis (25/6).
Adapun tiga pilar program utama yang dipaparkan secara mendalam meliputi optimalisasi aplikasi PLN Mobile, implementasi fitur SwaCAM, serta penertiban Penerangan Jalan Umum (PJU).
Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Lurah Bangunsari Bambang Djatmiko, jajaran perangkat kelurahan, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga setempat.
Seluruh peserta yang hadir diajak untuk berperan aktif mendukung transformasi layanan kelistrikan yang kini diklaim menjadi jauh lebih transparan, akurat, dan mudah diakses.
Kupas Tuntas Fitur Unggulan Satu Genggaman
Dalam pemaparannya, tim teknis PLN ULP Dolopo memperkenalkan berbagai macam menu fitur unggulan yang tertanam di dalam aplikasi PLN Mobile.
Pelanggan kini bisa melakukan pembelian token, pembayaran rekening bulanan, pengajuan pasang baru, perubahan daya, hingga pelaporan gangguan tanpa perlu mengantre di kantor.
Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai program SwaCAM atau Swadaya Catat Angka Meter yang memberikan hak mandiri bagi konsumen untuk memotret meteran mereka sendiri.
Sistem unggah mandiri ini sengaja diterapkan untuk meminimalisasi kesalahan pembacaan oleh petugas lapangan, sekaligus meningkatkan akurasi data tagihan bulanan secara akuntabel.
Di samping urusan meteran domestik, PLN turut memberikan edukasi kritis mengenai pentingnya langkah Penertiban dan Meterisasi Penerangan Jalan Umum (PJU).
Melalui program ini, penggunaan daya listrik untuk penerangan fasilitas jalan diharapkan semakin tertata rapi, tercatat dengan presisi, serta mendukung pengelolaan aset yang efisien.
Sinergi Kuat Demi Keandalan Jaringan Kelistrikan
Lurah Bangunsari, Bambang Djatmiko, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif jemput bola yang terus dijalankan oleh manajemen PLN ke wilayahnya.
Menurut Bambang, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya memberikan kepastian pasokan setrum, melainkan juga menambah wawasan warga terkait tata tertib PJU kelurahan.
"Semoga sinergi yang telah terjalin ini terus berlanjut untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Bangunsari," ungkap Bambang memberikan dukungan penuh.
Sementara itu, Manager PLN ULP Dolopo, Afian Febrianto, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi layanan digital ini sangat membutuhkan sokongan dari seluruh pemangku kepentingan.
Afian menyebutkan bahwa teknologi mutakhir tidak akan berjalan optimal di lapangan apabila tidak diimbangi dengan tingkat familiaritas dan pemahaman dari masyarakat selaku konsumen.
"Penertiban dan metering PJU menjadi langkah penting untuk mewujudkan penggunaan listrik yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan," ujar Afian menjabarkan target korporasi.
Melalui komitmen edukasi berkala ini, PLN UP3 Madiun berharap kolaborasi dengan pihak kelurahan dapat melahirkan sistem distribusi energi yang jauh lebih andal, cepat, dan berkualitas. (*)
Editor : Mizan Ahsani