Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tak Perlu Lagi Belajar ke Pare, Kabupaten Madiun Kini Punya Kampung Inggris

Dian Rahayu • Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB
BELAJAR BAHASA: Suasana pembelajaran di Kampung Inggris Madiun, Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
BELAJAR BAHASA: Suasana pembelajaran di Kampung Inggris Madiun, Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Masyarakat Kabupaten Madiun kini tak perlu lagi pergi ke luar daerah untuk belajar bahasa Inggris.

Pemkab Madiun meresmikan Kampung Inggris Madiun atau Madiun English Country yang berlokasi di Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo.

Program tersebut diharapkan menjadi pusat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan keberadaan Kampung Inggris memberikan alternatif pembelajaran bahasa Inggris dengan biaya yang lebih terjangkau dibanding harus belajar di luar daerah.

"Harapannya anak-anak kita tidak perlu jauh-jauh ke kota lain, misalnya ke Kampung Inggris Pare. Cukup di sini dengan biaya lebih murah tetapi hasilnya tetap maksimal," ujarnya.

Menurut Hari Wuryanto, peningkatan kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk memperluas kesempatan melanjutkan pendidikan maupun memperoleh pekerjaan yang lebih baik.

"Kami ingin meningkatkan kualitas anak-anak kita. Mereka bisa berbahasa Inggris dengan baik, bisa bertutur kata dengan bahasa Inggris, sehingga pengetahuannya semakin baik," katanya.

Selain meningkatkan kualitas SDM, keberadaan Kampung Inggris juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Desa Sumberbening.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah diproyeksikan mendorong tumbuhnya usaha penginapan, kuliner, hingga sektor jasa lainnya.

"Di samping itu bisa mengungkit perekonomian sekitar. Teman-teman yang menginap di sini bisa memberikan manfaat bagi warga," tuturnya.

Sementara itu, Owner IBest Kampung Inggris Madiun Ahmad Said Triyanto menjelaskan gagasan mendirikan Kampung Inggris di Kabupaten Madiun terinspirasi dari Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri.

Said mengaku pernah mengajar selama 12 tahun di Basic English Course (BEC), salah satu lembaga pelopor Kampung Inggris Pare.

Pengalaman tersebut mendorongnya menghadirkan konsep serupa di kampung halamannya.

"Inspirasi saya dari Kampung Inggris Pare Kediri. Saya mulai di sana sejak 1996 dan mengajar di BEC selama 12 tahun. Itu yang menjadi inspirasi kami membangun di sini," ungkapnya.

Menurut Said, proses pembangunan Kampung Inggris Madiun memerlukan waktu sekitar dua tahun hingga akhirnya dapat diresmikan.

Dalam proses belajar, pihaknya menerapkan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakter peserta.

Fokus utama tidak hanya pada penguasaan teori, tetapi juga membangun keberanian berbicara menggunakan bahasa Inggris melalui metode drilling atau pengulangan pelafalan sebelum praktik.

"Misalnya saya ucapkan 'I speak English', mereka mengikuti. Setelah lancar baru praktik. Tujuannya melatih keberanian karena banyak anak takut berbicara bahasa Inggris," paparnya. (ryu/her)

Editor : Hengky Ristanto
#sumberbening #Madiun English Country #Kampung Inggris Pare #kampung inggris madiun #Kabupaten Madiun