Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun terus melakukan efisiensi anggaran dengan menggandeng PT DAMRI untuk menyediakan layanan transportasi bagi aparatur sipil negara (ASN).
Bus tersebut melayani rute Pendopo Muda Graha Madiun–Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban pulang pergi (PP).
Program ini menjadi salah satu langkah Pemkab Madiun menekan biaya operasional kendaraan dinas tanpa mengurangi kualitas pelayanan pemerintahan.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, penyediaan angkutan ASN merupakan bagian dari upaya efisiensi yang tetap mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan.
"Kami terus berupaya mencari langkah efisiensi yang tetap mendukung kinerja pemerintahan," ujarnya.
Layanan tersebut mulai diuji coba melalui pemberangkatan perdana yang dipimpin langsung Bupati Madiun pada Senin (29/6).
Hari menjelaskan, kerja sama dengan PT DAMRI dipilih karena armada bus milik Pemkab Madiun saat ini sebagian besar telah berusia lebih dari 10 tahun sehingga membutuhkan biaya pemeliharaan yang cukup besar.
"Kendaraan operasional kita saat ini kondisinya sudah cukup tua, di atas 10 tahun, sehingga biaya perawatannya sangat tinggi. Berdasarkan hasil analisis, kolaborasi dengan DAMRI ini dinilai lebih efisien dan dari sisi keselamatan juga lebih terjamin," tuturnya.
Meski demikian, pelaksanaan layanan transportasi ASN tersebut akan terus dievaluasi secara berkala.
Apabila dinilai belum memberikan efisiensi yang optimal, pemerintah daerah akan mengkaji skema lain yang lebih efektif.
Hari juga membuka peluang pemanfaatan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi dinas di masa mendatang karena dinilai lebih hemat biaya operasional sekaligus ramah lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Suryanto mengatakan, layanan Bus DAMRI diharapkan tidak hanya memudahkan mobilitas ASN, tetapi juga masyarakat yang memiliki kepentingan di kawasan Pusat Pemerintahan Caruban.
"Melalui kepastian jadwal dan rute ini, kami berharap layanan ini mampu memotong waktu tempuh birokrasi dan bisnis, sekaligus menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah," katanya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto