Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Padukan Khasanah Islam dan Adiwiyata, Kemenag Kabupaten Madiun Sukses Gulirkan Inovasi Madrasah BERHIAS

Tim Magang Radar Madiun • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:24 WIB
Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid menyerahkan penghargaan Special Achievement kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Madiun Irfan Alkhaidari dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid menyerahkan penghargaan Special Achievement kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Madiun Irfan Alkhaidari dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026, Minggu (28/6). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun – Menghadapi tantangan disrupsi zaman, lembaga pendidikan Islam modern dituntut untuk bergerak lebih dinamis dan solutif. Madrasah tidak boleh sekadar menjadi tempat transfer ilmu agama secara konvensional, melainkan harus mampu bertransformasi menjadi laboratorium kehidupan yang nyaman, asri, dan adaptif terhadap kelestarian lingkungan hidup demi membentuk generasi yang cerdas intelektual sekaligus berakhlak mulia.

Komitmen nyata dalam meredefinisi mutu pendidikan berbasis lingkungan itulah yang sukses digelorakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun. Melalui nakhoda kepemimpinan Irfan Alkhaidari, S.Ag., M.Pd.I., lembaga ini menggebrak dunia pendidikan daerah lewat peluncuran cetak biru draf inovasi layanan bertajuk “Madrasah BERHIAS” (Bersih, Edukasi, Ramah lingkungan, Harmonis, Ijo royo-royo, Aman, dan Sehat).

"Kekhasan inovasi BERHIAS ini terletak pada integrasi tiga pilar utama, yaitu nilai-nilai keislaman, kearifan budaya lokal, dan pembelajaran lingkungan hidup dalam satu kesatuan kegiatan yang terstruktur. Kami memadukan ikhtiar pelestarian alam dengan pembentukan akhlak mulia siswa," tegas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Madiun, Irfan Alkhaidari, S.Ag., M.Pd.I.

Baca Juga: SMKN 5 Madiun Perkuat Identitas dengan Rebranding sebagai Entrepreneur School

Sebelum draf kebijakan ini diimplementasikan secara masif, gerakan peduli lingkungan di lingkungan madrasah cenderung berjalan parsial dan belum masuk secara mendalam ke dalam kurikulum pengajaran. Namun, pasca-eksekusi program, atmosfer belajar di seluruh lingkungan madrasah se-Kabupaten Madiun berubah drastis menjadi sangat asri, rindang, aman, dan sehat, yang secara otomatis mendongkrak fokus serta kenyamanan proses belajar mengajar bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Keunggulan model pendekatan terpadu yang digagas Irfan ini terbukti efektif dan diakui secara nasional. Komitmen investasi ekologis tersebut membuahkan hasil membanggakan lewat banjir apresiasi dan prestasi Adiwiyata secara berjenjang. Berdasarkan data rekapitulasi capaian, tercatat hingga saat ini sebanyak 3 lembaga madrasah sukses meraih predikat tertinggi sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Baca Juga: Dindik Pacitan Berkomitmen Bentengi Pelajar, Integrasikan Madin ke Sekolah

Dominasi prestasi ini diperkuat oleh raihan 4 lembaga madrasah peraih Adiwiyata Tingkat Nasional, 12 lembaga madrasah di tingkat Provinsi Jawa Timur, serta 12 lembaga lainnya yang kokoh mengunci level Adiwiyata Tingkat Kabupaten. Capaian ini sukses memperkokoh citra madrasah di Kabupaten Madiun sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang tafaqquhu fiddin (ilmu agama) dan sains, tetapi juga terdepan dalam menjaga kelestarian alam.

Atas dedikasi luar biasa, ketajaman visi kepemimpinan, serta keberhasilan membangun ekosistem madrasah modern yang ramah lingkungan dan berkarakter islami di wilayah Kabupaten Madiun ini, Irfan Alkhaidari, S.Ag., M.Pd.I. dinilai sangat layak dianugerahi penghargaan Special Achievement dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2026.

Pencapaian ini menjadi pemantik energi baru bagi jajaran Kemenag Kabupaten Madiun untuk terus menyebarluaskan virus kebaikan lingkungan. Irfan berharap, draf dan pola tata kelola hidup bersih di lingkungan madrasah ini tidak hanya berhenti di area sekolah, melainkan mampu direplikasi dan menginspirasi warga masyarakat sekitar dalam merawat ekosistem hijau di lingkungan masing-masing. "Inovasi ini adalah bentuk kontribusi nyata kami untuk mencetak generasi masa depan yang unggul secara intelektual, namun tetap memegang teguh nilai spiritual dan cinta terhadap bumi," pungkasnya. (odi/ser/naz)

Editor : Tim Magang Radar Madiun
#Radar Madiun Education Awards 2026 #Kabupaten Madiun #Penghargaan