Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Libur Sekolah, Permohonan E-KTP dan KIA di Kabupaten Madiun Melonjak

Dian Rahayu • Selasa, 30 Juni 2026 | 20:40 WIB
PELAYANAN RAMAI: Loket Dispendukcapil Kabupaten Madiun di Mal Pelayanan Publik dipadati pelajar yang memanfaatkan libur sekolah untuk mengurus perekaman e-KTP dan pencetakan KIA. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
PELAYANAN RAMAI: Loket Dispendukcapil Kabupaten Madiun di Mal Pelayanan Publik dipadati pelajar yang memanfaatkan libur sekolah untuk mengurus perekaman e-KTP dan pencetakan KIA. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Momentum libur sekolah dimanfaatkan para pelajar di Kabupaten Madiun untuk mengurus administrasi kependudukan (adminduk).

Dampaknya, permohonan perekaman dan pencetakan KTP elektronik (e-KTP) maupun Kartu Identitas Anak (KIA) meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut terlihat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Madiun.

Loket pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dipadati masyarakat yang mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Madiun Sayogyo mengatakan, volume pelayanan selama masa libur sekolah meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

"Pelayanan di momen libur sekolah ini naik dua kali lipat dibanding hari biasa. Perekaman KTP elektronik yang biasanya berkisar 30–40 orang, kini bisa mencapai lebih dari 60 pemohon," ungkapnya, Selasa (30/6).

Menurut Sayogyo, lonjakan permohonan didominasi pembaruan kartu keluarga untuk penyesuaian jenjang pendidikan, pembuatan KIA, serta perekaman KTP elektronik bagi pelajar yang telah memenuhi syarat usia.

"Kalau perekaman meningkat, secara otomatis cetak fisik e-KTP juga ikut melonjak. Begitu juga untuk cetak KIA," katanya.

Selain itu, pencetakan fisik e-KTP akibat perubahan elemen data, seperti pendidikan dan pekerjaan, juga mengalami peningkatan.

Dalam satu hari kerja, jumlah pencetakan sempat mencapai 156 keping.

Sementara itu, pencetakan fisik KIA juga naik hingga dua kali lipat dengan jumlah mencapai ratusan keping setiap hari.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemohon di MPP, Dispendukcapil mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan di kantor desa dan kelurahan yang telah berjalan sejak November tahun lalu.

"Harapannya masyarakat bisa mengurus dokumen kependudukan lebih dekat dari tempat tinggal," jelasnya.

Selain memperkuat pelayanan di tingkat desa, Dispendukcapil juga menambah jumlah petugas serta mengoperasikan dua armada layanan keliling setiap akhir pekan.

Salah satu lokasi layanan jemput bola berada di kawasan Alun-Alun Reksogati yang setiap akhir pekan mampu melayani lebih dari 50 pencetakan e-KTP.

"Salah satu titik yang kami sasar di Alun-Alun Reksogati. Di sana pemohonnya cukup banyak dan konsisten rata-rata lebih dari 50 keping pencetakan e-KTP setiap akhir pekan," tandasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#e-ktp #dispendukcapil #administrasi kependudukan #Kabupaten Madiun #KIA