Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bola Resmi Piala Dunia 2026 Diproduksi di Madiun, Dilengkapi Teknologi Connected Ball

Loditya Fernandes • Kamis, 2 Juli 2026 | 19:40 WIB
Bola resmi Piala Dunia 2026 bertajuk Trionda diproduksi di PT Global Way Indonesia (GWI), Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. FOTO: ISTIMEWA
Bola resmi Piala Dunia 2026 bertajuk Trionda diproduksi di PT Global Way Indonesia (GWI), Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Madiun – Tim Nasional Indonesia memang belum mampu tampil di putaran final Piala Dunia 2026. Namun, ada kebanggaan lain yang datang dari Kabupaten Madiun.

Bola resmi yang digunakan pada turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu ternyata diproduksi di PT Global Way Indonesia (GWI), Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng.

Perusahaan manufaktur tersebut kembali dipercaya memproduksi bola resmi FIFA untuk Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya menggarap Al Rihla, bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar.

Perwakilan PT GWI, Rina, mengatakan produksi bola bertajuk Trionda telah rampung dan kini sudah digunakan dalam pertandingan Piala Dunia 2026.

"Iya, produksinya sudah selesai karena bolanya sudah dipakai untuk pertandingan," katanya, Kamis (2/7).

Menurut Rina, proyek Trionda menjadi kali kedua fasilitas produksi PT GWI di Kabupaten Madiun mendapat kepercayaan membuat bola resmi Piala Dunia.

Meski demikian, pengalaman perusahaan memproduksi bola untuk ajang sepak bola terbesar di dunia sudah berlangsung jauh sebelum pabrik beroperasi di Kabupaten Madiun.

"Kalau untuk pabrik di Madiun memang baru kedua kalinya. Tapi perusahaan sudah lama memproduksi bola Piala Dunia sejak sebelum pindah ke sini," ujarnya.

Rina menjelaskan, pihak perusahaan belum dapat mengungkap lebih jauh mengenai proses produksi.

Sebagai mitra manufaktur Adidas, seluruh informasi terkait produk harus disampaikan melalui jalur komunikasi resmi sesuai kebijakan perusahaan.

Terpisah, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut positif kepercayaan yang kembali diberikan kepada industri manufaktur di wilayahnya.

Menurut dia, hal tersebut menjadi bukti bahwa kualitas produk buatan Kabupaten Madiun mampu bersaing di tingkat internasional.

"Itu kebanggaan bagi kami. Tidak hanya bola, sepatu juga begitu. Sepatunya kemarin kami juga sudah ekspor," tutur Mas Hari Wur, sapaan akrab Bupati Madiun.

Trionda merupakan bola resmi Piala Dunia 2026 yang namanya diambil dari perpaduan kata "tri" dan "onda" atau tiga gelombang dalam bahasa Spanyol.

Nama tersebut merepresentasikan tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Secara desain, Trionda mengusung kombinasi warna merah, hijau, dan biru yang melambangkan identitas ketiga negara penyelenggara.

Tak hanya tampil berbeda, Trionda juga dibekali teknologi terbaru.

Bola ini menggunakan empat panel utama yang dirancang untuk menghasilkan lintasan terbang lebih stabil dan akurat.

Di bagian dalam bola turut disematkan teknologi Connected Ball, yakni sensor yang mampu mengirimkan data pergerakan bola secara real time.

Teknologi tersebut mendukung sistem offside semiotomatis sekaligus membantu wasit dalam mengambil keputusan selama pertandingan. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Trionda #Connected Ball #PT Global Way Indonesia #Kabupaten Madiun #Bola Piala Dunia 2026