Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Aktivasi IKD Kabupaten Madiun Baru 21,19 Persen, Masih di Bawah Target Nasional

Dian Rahayu • Senin, 6 Juli 2026 | 20:15 WIB
Warga mengakses layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD). DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
Warga mengakses layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD). DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun - Transformasi layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Madiun terus berjalan, tetapi masih menghadapi tantangan besar.

Hingga Mei 2026, capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) baru menyentuh 21,19 persen dari total masyarakat wajib memiliki KTP elektronik.

Persentase tersebut masih berada di bawah target nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 30 persen.

Meski demikian, Kabupaten Madiun tetap mencatatkan capaian terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun, Sayogyo, mengatakan pihaknya terus mengajak masyarakat yang telah memiliki KTP elektronik untuk segera mengaktifkan IKD.

"Capaian IKD kami memang baru 21,19 persen, tetapi di tingkat Jawa Timur Kabupaten Madiun berada di peringkat pertama. Kami mengajak seluruh warga yang sudah memiliki KTP elektronik segera mengaktifkan IKD," ujar Sayogyo, Senin (6/7).

Meski menjadi yang tertinggi di Jawa Timur, Dispendukcapil tetap berupaya mengejar target nasional yang belum tercapai.

Menurut Sayogyo, proses percepatan aktivasi IKD masih menghadapi berbagai hambatan di lapangan.

Salah satu kendala terbesar adalah masih banyak masyarakat yang belum memiliki telepon pintar berbasis Android.

Selain itu, pemahaman warga mengenai fungsi dan manfaat IKD juga dinilai masih rendah.

"Masih ada warga yang belum memiliki Android dan belum memahami manfaat IKD. Karena itu kami telah mengundang pemerintah kecamatan dan desa untuk terus menyosialisasikan program ini kepada seluruh masyarakat," katanya.

Untuk mempercepat aktivasi IKD, Dispendukcapil Kabupaten Madiun terus memperluas pelayanan jemput bola ke berbagai wilayah.

Sejumlah strategi yang dijalankan antara lain, membuka layanan aktivasi pada berbagai kegiatan Pemkab Madiun.

Kemudian, menyelenggarakan pelayanan administrasi kependudukan pada akhir pekan.

Lalu, mengoperasikan dua mobil layanan keliling yang bergantian mendatangi desa-desa.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mempermudah masyarakat mengaktifkan IKD.

"Kami memanfaatkan setiap kegiatan pemkab sebagai lokasi pelayanan aktivasi IKD dan secara rutin menerjunkan dua mobil layanan keliling hingga ke desa-desa agar target nasional dapat segera tercapai," pungkasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#identitas kependudukan digital #ikd #Dispendukcapil kabupaten Madiun #Kabupaten Madiun #KTP digital