Jawa Pos Radar Madiun – Aktivitas berenang di Sungai Bengawan Madiun berujung petaka.
Seorang pelajar berusia 16 tahun, warga Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran sungai yang berada di wilayah Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Kamis (9/7) malam.
Korban sebelumnya berenang bersama enam rekannya pada Kamis sore.
Saat berada di tengah sungai, korban diduga tidak mampu menguasai medan dan arus sehingga kesulitan mengapung sebelum akhirnya tenggelam.
Mengetahui korban dalam bahaya, teman-temannya berusaha memberikan pertolongan menggunakan galah.
Namun, sebelum alat tersebut berhasil dijangkau, korban lebih dulu hilang di bawah permukaan air.
Laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim gabungan yang terdiri atas personel TNI, Polri, BPBD Kabupaten Madiun, relawan, dan warga setempat.
Proses pencarian berlangsung hingga malam hari.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan tenggelam.
Selanjutnya, jenazah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolsek Sawahan AKP Widyagana Putra Dhirotsaha mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.
"Warga diminta tidak berenang di lokasi yang memiliki arus deras maupun kedalaman yang berbahaya, terlebih tanpa pengawasan, guna menghindari kejadian serupa," katanya. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto