Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

73 KDMP Kabupaten Madiun Rampung, 124 Koperasi Masih Dikebut Pembangunannya

Loditya Fernandes • Rabu, 15 Juli 2026 | 04:30 WIB
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan sikap terkait kasus bocah tewas di bekas galian C Saradan. FOTO: LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Madiun. FOTO: LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Madiun terus berjalan.

Dari total target 206 koperasi, sebanyak 73 unit telah rampung 100 persen. Sementara 124 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyebut, salah satu faktor yang memengaruhi lambatnya penyelesaian pembangunan adalah kesiapan anggaran.

Sebagian pembangunan masih menunggu pencairan dana dari pemerintah pusat.

"Kalau anggaran dari pusat belum turun, ya tidak bisa membangun. Karena membangun itu harus ada dananya. Yang dananya sudah sampai, insya Allah sudah selesai. Yang belum berarti dananya memang belum turun," ujar Hari, Selasa (14/7).

Menurut dia, Pemkab Madiun tetap optimistis seluruh pembangunan KDMP dapat selesai sesuai target.

Program tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional yang mencakup pembangunan sekitar 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.

"Ini kan program nasional sekitar 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia. Kami yakin karena ini program strategis nasional, insya Allah semuanya akan selesai," katanya.

Hari mengatakan, pemerintah daerah telah memberikan dukungan untuk mempercepat realisasi pembangunan KDMP.

Dukungan tersebut meliputi pengurusan perizinan, penyediaan lahan, hingga pekerjaan pendukung seperti pengurukan lokasi pembangunan.

"Kalau percepatan dari pemerintah daerah ya sebatas supporting. Perizinan, lahan, termasuk membantu pengurukan sudah kami lakukan. Tinggal menunggu anggaran dari pusat turun," jelasnya.

Pemkab Madiun berharap proses pembangunan dapat terus berjalan seiring dengan kesiapan pendanaan dari pemerintah pusat.

Selain kendala anggaran, terdapat sembilan titik pembangunan KDMP yang masih menunggu proses perizinan dari Perum Perhutani.

Lokasi tersebut berada di kawasan yang masuk pengelolaan perusahaan kehutanan negara.

Hari memastikan pembangunan di sembilan titik tersebut akan segera dilanjutkan setelah izin diterbitkan.

"Iya, kami masih menunggu izin dari Perhutani. Kalau izinnya sudah keluar, ya langsung kita lanjutkan," pungkasnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
Bupati Madiun Hari Wuryanto Koperasi Desa Merah Putih Kabupaten Madiun