Jari Siswa SD di Madiun Terjepit Lubang Meja, Damkar Turun Tangan Evakuasi

Dian Rahayu • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 22:45 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkar Kabupaten Madiun membebaskan jari telunjuk seorang siswa SDN Bangunsari 03 yang terjepit di lubang meja belajar. FOTO: DAMKAR MADIUN
EVAKUASI: Petugas Damkar Kabupaten Madiun membebaskan jari telunjuk seorang siswa SDN Bangunsari 03 yang terjepit di lubang meja belajar. FOTO: DAMKAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun mengevakuasi seorang siswa SD yang jari telunjuknya terjepit di lubang meja belajar saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di SDN Bangunsari 03, Kecamatan Mejayan, Kamis (23/7).

Korban diketahui bernama Ahmad Aryan Izzul Abror (7).

Peristiwa itu terjadi saat jam pelajaran berlangsung hingga pihak sekolah meminta bantuan petugas Damkar untuk melakukan evakuasi.

Komandan Regu Pos 1 Damkar Kabupaten Madiun Edy Yulianto mengatakan, laporan diterima dari guru bernama Lika Herawati sekitar pukul 08.32 WIB.

Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan penyelamatan.

"Petugas berangkat pukul 08.37 WIB dan tiba di lokasi pukul 08.42 WIB. Proses pelepasan jari dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan cedera pada korban," ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas berupaya membebaskan jari korban dengan memotong bagian meja kayu yang menjepit menggunakan peralatan pertukangan.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit.

Sekitar pukul 09.03 WIB, jari telunjuk tangan kanan Ahmad akhirnya berhasil dilepaskan tanpa mengalami cedera serius.

"Evakuasinya kami potong paksa bagian yang berlubang agar lebih mudah dilepaskan. Proses evakuasi cukup menegangkan karena si anak tidak berhenti menangis karena kesakitan. Alhamdulillah berjalan lancar tanpa kendala maupun cedera serius di jari anak tersebut," ungkap Edy. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
SDN Bangunsari 03 evakuasi siswa Damkar Kabupaten Madiun