Bekas Kantor Satpol PP Madiun Disulap Jadi Co-working Space dan Etalase UMKM

Loditya Fernandes • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB
SIAP DIREVITALISASI: Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto meninjau bangunan eks Kantor Satpol PP di kawasan Puspem Caruban yang akan diubah menjadi co-working space sekaligus pusat promosi produk unggulan dan UMKM Kabupaten Madiun.
SIAP DIREVITALISASI: Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto meninjau bangunan eks Kantor Satpol PP di kawasan Puspem Caruban yang akan diubah menjadi co-working space sekaligus pusat promosi produk unggulan dan UMKM Kabupaten Madiun.

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun menyiapkan wajah baru kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban.

Bangunan bekas Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan disulap menjadi co-working space sekaligus etalase produk unggulan daerah yang dapat dimanfaatkan masyarakat, pelaku usaha mikro, hingga komunitas kreatif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun Sigit Budiarto mengatakan, pemanfaatan gedung tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan kawasan Puspem Caruban tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi ruang publik yang hidup dan terbuka bagi masyarakat.

"Puspem ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas pemerintah, tapi juga bisa dimaknai sebagai pusat kumpulnya masyarakat Kabupaten Madiun, kebanggaan kita semuanya," ujarnya.

Menurut Sigit, dua bangunan yang selama ini tidak digunakan akan diubah menjadi ruang kerja bersama yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.

Selain menjadi tempat bekerja dan berkumpul, lokasi tersebut juga difungsikan sebagai pusat promosi produk unggulan Kabupaten Madiun yang telah melalui proses kurasi oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro.

Berbagai produk lokal seperti kopi Kare, cokelat, hingga aneka hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan dipajang sebagai etalase bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Madiun.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalan WR Supratman Pacitan, Vixion Hilang Kendali, Tiga Pemotor Terluka

"Kalau ke Kabupaten Madiun, kalau ingin apa-apa tentang produk Kabupaten Madiun, ya ke sini," katanya.

Co-working space itu juga dirancang menjadi wadah aktivitas generasi muda, komunitas media, hingga para kreator konten.

Pemkab akan menyiapkan fasilitas yang mendukung produksi konten digital, termasuk kegiatan siaran langsung melalui berbagai platform.

"Jadi ini selain co-working space bagi teman-teman generasi muda, Gen Z, dan juga teman-teman media, juga digunakan sebagai tempat berkumpulnya konten-konten kreator," jelasnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Madiun akan menggandeng sejumlah mitra, di antaranya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan DPC Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Madiun.

Kolaborasi itu diharapkan mampu menghadirkan ruang kreatif yang nyaman, representatif, dan dilengkapi fasilitas seperti akses Wi-Fi gratis.

Pemkab menargetkan pembangunan dan penataan co-working space tersebut dapat segera rampung.

Peluncurannya ditargetkan paling lambat pada Tahun Baru 2027. "Kita target kalau bisa secepatnya, tapi paling lambat nanti launching-nya di Tahun Baru 2027 harus kita launching," tuturnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
Co-working Space umkm Puspem Caruban Kabupaten Madiun