Inovasi Pencak SILAD RSUD Dungus Permudah Akses Hasil Laboratorium, Kini Bisa Lewat WhatsApp

Titis Osi Kurniawan • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:07 WIB
INOVATIF: Pasien RSUD Dungus dapat memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium secara digital dengan cepat dan mudah melalui WhatsApp berkat inovasi PENCAK SILAD.
INOVATIF: Pasien RSUD Dungus dapat memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium secara digital dengan cepat dan mudah melalui WhatsApp berkat inovasi PENCAK SILAD.

Jawa Pos Radar Madiun - RSUD Dungus terus memperkuat transformasi digital di bidang pelayanan kesehatan.

Kali ini, rumah sakit menghadirkan Pencak SILAD (Pelayanan Cepat dan Akurat Hasil Laboratorium RSUD Dungus) untuk mempercepat penyampaian hasil pemeriksaan laboratorium kepada pasien dan tenaga kesehatan.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh Instalasi Laboratorium sebagai solusi atas masih adanya waktu tunggu hasil pemeriksaan yang relatif lama. Sistem ini juga dirancang agar pasien tidak perlu berulang kali datang ke rumah sakit hanya untuk mengambil hasil laboratorium.

Pencak SILAD digagas oleh Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil RSUD Dungus, Gilang Cahya Nugraha.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi sederhana mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Pencak SILAD kami gagas untuk membuat proses penyampaian hasil laboratorium menjadi lebih cepat dan mudah bagi pasien. Kami ingin memanfaatkan teknologi yang sederhana, tetapi memberikan manfaat nyata, sehingga pasien dapat memperoleh hasil pemeriksaan tanpa harus menunggu terlalu lama di rumah sakit," ujar Gilang Cahya.

INOVATIF: Pasien RSUD Dungus dapat memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium secara digital dengan cepat dan mudah melalui WhatsApp berkat inovasi PENCAK SILAD.
INOVATIF: Pasien RSUD Dungus dapat memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium secara digital dengan cepat dan mudah melalui WhatsApp berkat inovasi PENCAK SILAD.

Hasil Laboratorium Bisa Diakses lewat WhatsApp

Melalui Pencak SILAD, pasien dapat memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium secara digital. Prosesnya dibuat sederhana agar mudah digunakan oleh seluruh kalangan masyarakat.

Pasien cukup memindai QR Code atau membuka tautan layanan yang telah disediakan. Selanjutnya, pasien memilih menu pemeriksaan hasil laboratorium yang akan langsung terhubung dengan WhatsApp Instalasi Laboratorium RSUD Dungus.

Setelah proses verifikasi selesai, hasil pemeriksaan akan dikirim dalam format PDF melalui WhatsApp. Dokumen tersebut dapat langsung disimpan di ponsel sehingga mudah diakses kembali saat dibutuhkan.

Gilang mengatakan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat saat memanfaatkan layanan laboratorium. Selain lebih praktis, pasien juga tidak perlu menunggu lama untuk memperoleh hasil pemeriksaan.

"Harapannya, inovasi ini tidak hanya mempercepat penyampaian hasil pemeriksaan, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih praktis bagi masyarakat. Di sisi lain, penggunaan dokumen digital juga mendukung pelayanan yang lebih efisien dan mengurangi ketergantungan pada dokumen berbasis kertas," jelas Gilang.

Baca Juga: RSUD Dungus Hadirkan SI LARAS, Inovasi WhatsApp yang Bikin Layanan Rawat Jalan Lebih Mudah

Dukung Pelayanan Paperless di RSUD Dungus

Selain memberikan kemudahan bagi pasien, Pencak SILAD juga mendukung penerapan konsep paperless di lingkungan RSUD Dungus.

Seluruh hasil pemeriksaan dapat disimpan dalam bentuk digital sehingga penggunaan kertas menjadi lebih efisien.

Dokumen digital juga memudahkan pasien ketika membutuhkan hasil pemeriksaan pada waktu berikutnya. Berkas dapat diakses kembali tanpa harus meminta cetakan ulang ke rumah sakit.

Manfaat Pencak SILAD tidak hanya dirasakan pasien. 

Dokter dan tenaga kesehatan juga dapat memperoleh hasil laboratorium lebih cepat untuk mendukung proses diagnosis dan pengambilan keputusan medis.

Penyampaian hasil yang lebih singkat diharapkan membuat pelayanan menjadi semakin efisien. Alur kerja antarunit juga menjadi lebih terintegrasi sehingga proses penanganan pasien dapat berlangsung lebih optimal.

RSUD Dungus berkomitmen terus mengembangkan Pencak SILAD agar manfaatnya semakin luas. Ke depan, sistem ini direncanakan terintegrasi dengan website resmi rumah sakit.

Pengembangan tersebut juga akan dilengkapi berbagai fitur tambahan. Di antaranya informasi layanan laboratorium, layanan medical check up, hingga survei kepuasan masyarakat.

"Pencak SILAD masih akan terus kami kembangkan. Ke depan, kami berharap layanan ini dapat semakin terintegrasi dengan sistem digital RSUD Dungus dan memberikan akses informasi yang lebih lengkap kepada masyarakat," tutur Gilang.

Melalui Pencak SILAD, RSUD Dungus menunjukkan bahwa inovasi pelayanan kesehatan tidak selalu harus menggunakan teknologi yang rumit.

Pemanfaatan platform digital yang sederhana justru mampu mempercepat layanan, memudahkan akses informasi, meningkatkan efisiensi kerja, sekaligus mendukung pelayanan kesehatan yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (osi/ser)

Editor : Mizan Ahsani
hasil laboratorium rsud dungus whatsapp madiun inovasi