Jawa Pos Radar Madiun – Langit Bukit Watu Bayang bakal kembali diramaikan para penerbang.
Kejuaraan Paralayang Bupati Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (14/8).
Persiapan menuju kejuaraan tersebut terus dimatangkan. Termasuk menentukan nomor dan kelas pertandingan yang bakal menjadi ajang adu kemampuan para atlet paralayang.
Ketua Cabor Paralayang Kabupaten Madiun Titin Yuliana mengatakan, pembahasan teknis masih berlangsung menjelang pelaksanaan kejuaraan.
’’Untuk nomor dan kelas masih kami finalisasi. Nanti dibahas lebih lanjut,’’ ujarnya, Minggu (9/8).
Paralayang Bupati Cup 2026 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ajang tersebut tidak hanya diproyeksikan sebagai kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk menambah pengalaman bertanding.
Jam terbang menjadi salah satu aspek penting dalam olahraga paralayang.
Karena itu, keberadaan kompetisi di daerah diharapkan dapat menjadi ruang bagi atlet Kabupaten Madiun untuk terus mengasah teknik dan kemampuannya.
Pemilihan Bukit Watu Bayang sebagai lokasi kejuaraan juga bukan tanpa pertimbangan.
Kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu arena olahraga dirgantara di Kabupaten Madiun.
Aktivitas paralayang di Bukit Watu Bayang sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan tersebut lebih luas.
Tidak hanya untuk pembinaan atlet, tetapi juga sebagai daya tarik bagi masyarakat yang ingin mengenal olahraga dirgantara.
Titin berharap penyelenggaraan Bupati Cup mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap paralayang.
Di sisi lain, kejuaraan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk semakin mengenalkan potensi Bukit Watu Bayang sebagai arena olahraga dirgantara di Kabupaten Madiun. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto