Jawa Pos Radar Madiun - Pemilu 2029 masih tiga tahun lagi. Namun, DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun sudah memanaskan mesin dengan memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan dan desa.
Sebanyak 15 Pimpinan Kecamatan (PK) periode 2026–2031 resmi dilantik bersamaan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun di Graha Beringin, Minggu (9/8).
Konsolidasi tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat basis sekaligus menyiapkan strategi menambah kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Agenda tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Muhammad Yahya Zaini, serta Bupati Madiun Hari Wuryanto.
Hadir pula Wali Kota Pasuruan sekaligus Ketua Harian DPD Golkar Jatim Adi Wibowo dan Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Jatim Heru Tjahjono.
Jajaran DPD, Dewan Pertimbangan, PK, PD/PL, AMPG, KPPG, hingga perwakilan DPD dari daerah lain turut mengikuti agenda tersebut.
Barisan organisasi itu dipersiapkan untuk memperkuat kerja politik Golkar hingga tingkat bawah.
Baca Juga: 65 Anak Difabel di Pacitan Ikuti Perkemahan, Belajar Mitigasi hingga Menjernihkan Air
Golkar Madiun Bidik Tambahan Kursi Pemilu 2029
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun Mashudi menempatkan soliditas sebagai modal penting menghadapi kontestasi mendatang.
Rakerda digunakan untuk menyelaraskan strategi dan menentukan arah perjuangan partai.
"Rakerda ini menjadi sarana kami, Partai Golkar Madiun, untuk menentukan langkah bagaimana berjuang untuk menang. Oleh karena itu, penyelarasan strategi harus kita lakukan pada masa Rakerda ini," ungkapnya.
Tahap pertama yang dikejar adalah menuntaskan konsolidasi organisasi. Setelah struktur dianggap siap, mesin partai akan digerakkan lebih maksimal menuju agenda politik berikutnya.
"Kami akan menyelesaikan konsolidasi, kami akan menggerakkan mesin-mesin partai," tegasnya.
Golkar Kabupaten Madiun tidak sekadar ingin mempertahankan capaian yang sudah diperoleh.
Mashudi memastikan partainya membidik penambahan kursi pada Pemilu 2029, meski jumlah yang ditargetkan belum dibuka kepada publik.
Baca Juga: Gunung Lawu Siaga Karhutla, Pendaki Dilarang Keras Bikin Api Unggun
15 Pimpinan Kecamatan Dilantik, Regenerasi Bergerak hingga Desa
Penguatan mesin organisasi ditandai dengan pelantikan 15 Pimpinan Kecamatan hasil Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang telah diselesaikan di seluruh Kabupaten Madiun.
Komposisinya terdiri atas 10 pengurus lama dan lima kader baru.
Regenerasi juga berjalan pada struktur Pimpinan Desa (PD). Dari 206 PD, sebanyak 151 diisi kepengurusan lama, sedangkan 55 lainnya merupakan hasil regenerasi.
Komposisi tersebut menjadi modal untuk memperkuat jaringan politik Golkar dari kabupaten hingga desa.
Konsolidasi di tingkat akar rumput diharapkan membuat kerja partai tidak hanya terpusat pada struktur kabupaten.
Mashudi membawa slogan Golkar Kabupaten Madiun solid, menang, dan sejahtera dalam proses konsolidasi tersebut.
Menurut dia, kemenangan politik harus berjalan beriringan dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, keberhasilan pemerintahan Bupati Madiun Hari Wuryanto juga ditempatkan sebagai bagian dari perjuangan politik Golkar di daerah.
"Bagaimanapun suksesnya pemerintahan adalah keberhasilan Partai Golkar di Kabupaten Madiun," katanya.
Target Kursi Golkar Masih Jadi Rahasia
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti menilai Rakerda menjadi momentum untuk merapatkan barisan di tengah persaingan politik yang semakin ketat.
Kesamaan visi hingga strategi diperlukan untuk menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030.
"Rapat kerja itu untuk merapatkan barisan, menyatukan visi, menyatukan misi, menyamakan strategi, menyatukan langkah dalam rangka menatap masa depan," ujarnya.
Namun, Ali belum bersedia mengungkap jumlah kursi yang ditargetkan Golkar Kabupaten Madiun. Angka tersebut masih menjadi bagian dari pembahasan internal Rakerda.
"Kami ada target-target. Nanti kalau target kita ekspos, rahasia dulu lah kalau targetnya," katanya.
Menurut Ali, salah satu tantangan Golkar adalah ketatnya kompetisi dengan partai politik lain.
Karena itu, pengurus baru maupun lama diminta berada dalam satu barisan untuk mengejar target yang telah disiapkan.
"Tantangannya banyak partai yang harus kita bersaing. Tapi kita solidkan di hari ini," tegas Ali.
Bupati Madiun Hari Wuryanto turut menyambut positif konsolidasi tersebut.
Bupati yang juga Dewan Pembina Partai Golkar Kabupaten Madiun itu berharap penguatan struktur mampu menopang langkah partai ke depan.
"Alhamdulillah, karena kita kan Partai Golkar harus tetap solid. Golkar harus tetap maju," tuturnya.
Mas Hari Wur, sapaan Bupati Madiun, juga merespons wacana penguatan posisi Golkar di eksekutif maupun legislatif. Menurut dia, keinginan tersebut merupakan bagian dari target dan rencana partai.
"Itu target kita, rencana kita. Mudah-mudahan bisa," imbuhnya. (odi/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani