Jari Balita di Madiun Terjepit Tutup Tumbler, Damkar Berjibaku 30 Menit

Dian Rahayu • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 14:00 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkar Kabupaten Madiun berusaha melepaskan jari telunjuk balita yang terjepit lubang tutup tumbler. (Istimewa)
EVAKUASI: Petugas Damkar Kabupaten Madiun berusaha melepaskan jari telunjuk balita yang terjepit lubang tutup tumbler. (Istimewa)

Jawa Pos Radar Madiun – Petugas Damkar Kabupaten Madiun membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menyelamatkan jari telunjuk seorang balita yang terjepit lubang tutup tumbler.

Evakuasi berlangsung hati-hati menggunakan gerinda kecil dan berakhir tanpa luka serius.

Balita berinisial RN itu merupakan warga Perum Green Hills, Desa/Kecamatan Jiwan.

Kejadian bermula ketika jari telunjuk tangan kanannya masuk ke lubang tutup botol minum dan sulit dilepaskan.

Kondisi jari RN kemudian membengkak. Sang ibu, Windi Firdiana, lantas membawa anaknya ke Pos 2 Damkar Kabupaten Madiun untuk meminta pertolongan.

Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun Andy Koerniawan mengatakan, petugas langsung melakukan evakuasi setelah korban tiba.

‘’Pelapor tiba, langsung kami lakukan evakusi dengan menggunakan gerinda kecil yang biasa kami gunakan untuk melepas cincin yang terjebak di jari,” terang Andy.

Baca Juga: Partner Baru Megawati di Hyundai Hillstate Bicara Target, Jordan Wilson Siap Jadi Mesin Poin

Petugas harus ekstra hati-hati lantaran jari korban sudah membengkak.

Bagian lubang tutup tumbler dipotong secara perlahan menggunakan gerinda kecil agar tidak melukai tangan balita tersebut.

Setelah sekitar setengah jam, jari telunjuk RN akhirnya berhasil dilepaskan.

Korban tidak mengalami luka serius dan kondisinya kembali tenang setelah proses evakuasi selesai.

“Kondisi jarinya memang sudah bengkak, namun setelah dilepaskan dari tutup tumbler itu tidak ada luka serius, si anak juga sudah kembali tenang tidak kesakitan,” terangnya.

Karena tidak mengalami luka serius, RN bersama orang tuanya diperbolehkan pulang.

Damkar sekaligus mengingatkan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama balita.

Barang yang berpotensi membahayakan juga diminta dijauhkan dari jangkauan anak-anak untuk mencegah kejadian serupa.

“Dikarenakan tidak ada luka serius, korban bersama orang tuanya langsung kembali pulang ke rumah. Kami mengimbau masyarakat seluruhnya untuk senantiasa menjaga anak-anak agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tandasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
Jiwan madiun jari terjepit tumbler Balita Damkar Kabupaten Madiun