Jawa Pos Radar Madiun – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Jumat (14/8) pagi.
Seluruh pimpinan dan anggota DPRD setempat berkumpul bersama jajaran Pemkab Madiun untuk mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, jajaran Forkopimda, hingga kepala instansi vertikal di Kabupaten Madiun.
Melalui layar proyektor besar di ruang sidang, para peserta khusyuk menyimak poin-poin strategis dan laporan kinerja tahunan yang dipaparkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono menilai pidato Presiden Prabowo Subiyanto pada prinsipnya merupakan bentuk transparansi dan laporan kinerja pemerintah pusat selama satu tahun terakhir.
Beberapa poin krusial yang digarisbawahi antara lain transformasi BUMN hingga peran strategis Badan Pengelola Investasi Danantara.
Terkait dengan arahan pusat mengenai ketahanan dan swasembada pangan, Fery optimistis Kabupaten Madiun sudah berada di jalur yang benar.
"Kalau di Kabupaten Madiun, swasembada pangan itu sebenarnya sudah sejak lama berjalan. Daerah kita memang mampu dan mandiri dalam menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat," ungkap Fery.
Baca Juga: Update Gempa NTT: Tsunami Sempat Terdeteksi 0,94 Meter, Peringatan Berakhir
Fery menambahkan, dari kacamata legislatif, hal paling esensial yang diharapkan masyarakat saat ini adalah stabilitas ekonomi.
Pihaknya siap berkolaborasi dan mendorong Pemkab Madiun untuk merumuskan strategi terbaik guna menjaga ritme perekonomian daerah.
"Harapan masyarakat simpel, ingin ekonomi yang stabil dari pusat sampai daerah. Meskipun tantangannya ada pada perimbangan anggaran pusat dan peningkatan PAD, kita akan terus dorong Pemkab agar target pertumbuhan dan stabilitas ekonomi daerah ini bisa tercapai," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan komitmen pemkab untuk terus bersinergi dan menyelaraskan program daerah dengan kebijakan strategis pemerintah pusat.
Salah satunya terkait sektor pertanian dan pangan.
"Insya Allah program kami selaras. Alhamdulillah untuk Kabupaten Madiun ketahanan pangan kami sudah surplus. Ini yang terus kami pertahankan. Mudah-mudahan meskipun memasuki musim kemarau, para petani kita tetap bisa panen dengan maksimal," tutur Mas Hari Wur - sapaan bupati.
Sektor layanan kesehatan juga menjadi perhatian serius Pemkab Madiun.
Menanggapi program Cek Kesehatan Gratis yang digalakkan Presiden, bupati mengungkapkan capaian Kabupaten Madiun yang kini telah menyentuh angka 47 persen dan terus dikejar hingga target 70 persen di akhir tahun.
"Kesiapan fasilitas kesehatan terus kami tingkatkan. Kami sudah mengusulkan tambahan dokter spesialis dan ada beberapa dokter yang kami sekolahkan. Mudah-mudahan nanti akan menambah ya pelayanan kesehatan di Kabupaten Madiun," bebernya. (odi/*/aan)
Editor : Mizan Ahsani