Jawa Pos Radar Madiun – Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Madiun masih perlu digenjot.
Hingga 17 Agustus 2026, cakupan pemeriksaan baru mencapai 50,62 persen dari total sasaran.
Sementara, Pemkab Madiun mematok target 70 persen hingga akhir tahun.
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun dr Widya Wardani mengatakan, sasaran program tersebut mengacu jumlah penduduk berdasarkan data Dispendukcapil sebanyak 738.670 jiwa.
’’Target kami 2026 adalah 70 persen dari sasaran. Jumlah penduduk sesuai Dispendukcapil 738.670 jiwa. Per 17 Agustus sudah mencapai 50,62 persen,’’ kata Widya, Sabtu (22/8).
Dinkes Kabupaten Madiun berupaya mempercepat capaian dengan memperluas layanan CKG.
Salah satunya melalui pemeriksaan gratis di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, pada 20 Agustus lalu.
Ratusan warga mendatangi kantor desa untuk menjalani berbagai pemeriksaan. Mulai tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, hingga konsultasi dengan dokter.
Secara keseluruhan, layanan dioptimalkan melalui 26 puskesmas.
Pemeriksaan tidak hanya dilakukan di puskesmas induk, tetapi diperluas melalui posyandu, polindes, dan puskesmas pembantu (pustu).
Puskesmas Gantrung sementara mencatat capaian tertinggi, yakni 64,67 persen atau telah menjangkau 20.219 warga.
’’Yang masih harus kami kejar sekitar 20 persen untuk mencapai target 70 persen,’’ ujarnya.
Sebaliknya, capaian terendah tercatat di Puskesmas Wonoasri. Capaian CKG di wilayah tersebut baru 43,84 persen atau sebanyak 15.622 warga.
Widya menegaskan, program CKG tidak sama dengan pemeriksaan medis lengkap atau medical check-up (MCU) di rumah sakit.
Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan keluhan dan indikasi kesehatan masing-masing warga.
’’Kami mulai dari keluhan. Misalnya sering buang air kecil pada malam hari, kami sarankan tes gula darah. Kalau batuk lebih dari dua minggu disertai gejala lain, kami sarankan pemeriksaan TB,’’ jelasnya.
Sejauh ini, penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung menjadi temuan dominan dalam Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Madiun.
Warga yang terindikasi memiliki masalah kesehatan mendapat konseling dan tindak lanjut.
Dinkes juga menggencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), pola makan sehat, konsumsi buah dan sayur, serta aktivitas fisik.
Pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dirujuk ke rumah sakit.
Untuk mengejar target 70 persen hingga akhir tahun, Dinkes Kabupaten Madiun bakal semakin memperluas layanan.
Pemeriksaan berikutnya menyasar sekolah, yayasan, pondok pesantren, hingga kelompok lansia. (ryu/aan)
Editor : Hengky Ristanto