Cari Rumput, Petani di Madiun Diduga Tertembak Peluru Nyasar

Dian Rahayu • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:15 WIB
KORBAN: Sutrisno menunjukkan bekas luka di wajah setelah diduga terkena peluru senapan angin nyasar saat mencari rumput di area persawahan Kecamatan Kebonsari. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
KORBAN: Sutrisno menunjukkan bekas luka di wajah setelah diduga terkena peluru senapan angin nyasar saat mencari rumput di area persawahan Kecamatan Kebonsari. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Nahas menimpa Sutrisno. Petani di Madiun berusia 49 tahun itu diduga menjadi korban peluru senapan angin nyasar saat mencari rumput di area persawahan Kecamatan Kebonsari, Sabtu (22/8).

Warga Desa Sambirejo, Kecamatan Geger, tersebut mengalami luka di pipi kiri. Proyektil yang masuk bahkan bergeser ke bagian bawah rahang hingga harus dikeluarkan melalui operasi.

Sutrisno menuturkan, kejadian bermula saat dirinya mencari rumput pada Sabtu pagi. Setelah karung terisi penuh, dia bersiap mengangkatnya.

Tiba-tiba, sesuatu menghantam pipi kirinya dengan keras. Pandangannya seketika gelap.

’’Ada suara dug yang mengenai pipi kiri saya dan kemudian meleset ke bawah bagian rahang. Langsung pandangan saya gelap,’’ ujarnya saat ditemui di rumahnya, Rabu (26/8).

Sesaat kemudian, Sutrisno tersadar dirinya diduga tertembak. Dalam kondisi terluka, dia berusaha meminta pertolongan kepada petani yang berada di sekitar lokasi.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sutrisno harus menjalani perawatan hingga Selasa (25/8).

Baca Juga: Kekeringan Melanda Ngawi, Bantuan Air Bersih Menyasar Tiga Kecamatan

Tim medis melakukan operasi untuk mengeluarkan proyektil di pipi Sutrisno. Kini, dia masih menjalani proses pemulihan akibat luka yang dialaminya.

’’Sekarang tinggal pemulihan bekas luka tembak ini,’’ katanya.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada Polres Madiun. Sutrisno berharap polisi segera mengungkap orang yang melepaskan tembakan maupun asal proyektil tersebut.

’’Saya berharap semoga yang menembak segera tertangkap agar dapat efek jera sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,’’ harapnya.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, polisi belum dapat memastikan asal proyektil maupun siapa yang melepaskan tembakan.

Penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta asal peluru yang mengenai korban.

’’Ini masih proses penyelidikan atas asal muasal peluru nyasar tersebut,’’ ujarnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
Petani di Madiun peluru senapan angin nyasar proyektil di pipi polres madiun