Pabrik Tekstil Asal Tiongkok Lirik Kabupaten Madiun, Siap Serap 6.000 Pekerja

Loditya Fernandes • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 15:15 WIB
JAJAKI INVESTASI: Presiden Direktur PT Sino Textile Technology Indonesia Mr. Chen bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, dan Sekda Sigit Budiarto usai audiensi. PROKOPIM UNTUK JAWA POS RADAR CARUBAN
JAJAKI INVESTASI: Presiden Direktur PT Sino Textile Technology Indonesia Mr. Chen bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, dan Sekda Sigit Budiarto usai audiensi. PROKOPIM UNTUK JAWA POS RADAR CARUBAN

Jawa Pos Radar Madiun – Kabupaten Madiun berpeluang kedatangan investasi bernilai triliunan rupiah.

PT Sino Textile Technology Indonesia menyatakan ketertarikannya membangun industri tekstil dengan potensi penyerapan sekitar 6.000 tenaga kerja.

Minat investasi tersebut disampaikan Presiden Direktur PT Sino Textile Technology Indonesia Mr. Chen saat audiensi dengan Bupati Madiun Hari Wuryanto, Jumat (4/9).

Pertemuan turut dihadiri Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi dan Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto.

Perusahaan tekstil asal Tiongkok yang disebut telah memiliki fasilitas produksi di Semarang itu melirik Kabupaten Madiun sebagai lokasi pengembangan industri berikutnya.

Jika rencana pembangunan pabrik terealisasi, nilai investasinya diproyeksikan mencapai triliunan rupiah.

Mr. Chen mengatakan, ketertarikan perusahaan tidak terlepas dari kondisi lingkungan dan masyarakat Kabupaten Madiun yang dinilai mendukung kegiatan investasi. 

Selain itu, respons pemkab dalam memfasilitasi kebutuhan calon investor, termasuk terkait penyiapan lahan, menjadi pertimbangan.

"Kami sangat berharap bisa berinvestasi di Kabupaten Madiun. Lingkungan dan masyarakatnya sangat baik, ditambah pemerintah daerah juga sangat serius membantu," ungkapnya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut positif rencana investasi tersebut.

Menurut dia, keberadaan industri baru berpotensi memberikan efek ekonomi sekaligus membuka ribuan lapangan kerja.

"Kalau investasi ini terealisasi, angka pengangguran bisa teratasi," tuturnya.

Hari berharap penyerapan tenaga kerja nantinya memberikan porsi besar bagi masyarakat Kabupaten Madiun.

Dari kebutuhan sekitar 6.000 pekerja, pemkab menginginkan sekitar 70 persen dapat diisi tenaga kerja lokal.

Dengan komposisi tersebut, sekitar 4.200 posisi diharapkan dapat diisi pekerja lokal.

Sedangkan 30 persen sisanya atau sekitar 1.800 orang diproyeksikan untuk tenaga dengan keahlian tertentu yang dibutuhkan investor.

"Tenaga skill tertentu memang mesti dari investor karena mereka juga ingin investasinya aman dan lancar. Insya Allah ke depan kalau anak-anak kita lulusan S1 kaitannya dengan pertekstilan, bisa menjadi tenaga ahlinya," ujar Hari.

Rencana investasi PT Sino Textile Technology Indonesia tersebut masih berada pada tahap penjajakan.

Realisasinya akan bergantung pada kelanjutan proses investasi, kesiapan lokasi, perizinan, serta kesepakatan antara perusahaan dan pemerintah daerah. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
PT Sino Textile Technology Indonesia investasi di Kabupaten Madiun pabrik tekstil Kabupaten Madiun tenaga kerja lokal